Breaking News:

Komunitas

Mengenal Lebih Dekat Sanggar Embun Serang, Tempat Kreativitas Seni Rupa Pendobrak Seniman Urakan

Di Sanggar Embun, lanjut Q'bro, seorang seniman dituntut harus mempunyai tampilan bersih, rapi serta wangi hingga bersikap dan berperilaku baik.

Tribunbanten.com/Mildaniati
Pendiri Sanggar Embun, Adhy Handayana (kiri) dan Deden Mulyana (kanan) serta Ketua Sanggar Embun, Q'bro Pandamprana (belakang tengah), di Sanggar Embun, Blok G 20, Ciceri Indah Serang, Kota Serang, Banten, Senin (10/5/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, SERANG - Sejumlah karya seni rupa mulai lukisan dan karya fotografi menghiasi beberapa sudut rumah di Blok G 20, Ciceri Indah Serang, Kota Serang, saat dikunjungi TribunBanten.com pada Senin (10/5/2021).

Rumah tersebut merupakan Sanggar Embun, sebuah tempat krativitas karya seni rupa di Kota Serang.

Sanggar tersebut sekaligus menjadi salah satu kantong komunitas seni rupa di Banten. 

Sanggar Embun kini diketuai Q'bro Pandamprana (66) yang merupakan seorang seniman bidang seni rupa sekaligus sutradara, penata artistik, desain grafis, pemain teater serta penata musik.

Q'bro menuturkan, prinsip kedislipinan waktu, konsistensi dalam berkarya dan kebersihan menjadi pembeda Sanggar Embun dengan sanggar seni lainnya.

Buat Q'bro, batas waktu atau deadline adalah peraturan yang tidak bisa ditawar lagi oleh peserta atau anggota sanggar.

"Di sini engga berlaku nunggu mood bagus, itu nantinya akan tertinggal oleh yang lain. Jadi, kami saling memacu satu sama lain," ujar Q'Bro saat ditemui di Sanggar Embun.

Baca juga: Hobi Bermain Papan Luncur? Gabung di Komunitas United One Skateboard Serang, Gratis! Ini Syaratnya

"Ketika besok ada tugas bangunlah pagi, 1 jam sebelumnya atau setengah jam sebelumnya," sambungnya.

Sejumlah karya lukisan di Sanggar Embun, Kota Serang, Banten Senin (10/5/2021).
Sejumlah karya lukisan di Sanggar Embun, Kota Serang, Banten Senin (10/5/2021). (Tribunbanten.com/Mildaniati)

Ia mengatakan dirinya bersama pengurus dan pendiri Sanggar Embun berusaha menghilangkan kesan atau stigma masyarakat bahwa seorang seniman hidup berantakan, mulai penampilan sampai pola hidup.  

Halaman
1234
Penulis: mildaniati
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved