Breaking News:

Tempat Wisata Ditutup

Surat Edaran Penutupan Tempat Wisata Disebar di Malam Hari, DPRD Banten Beri Kritik

kata Martua, kebijakan menutup tempat wisata yang baru saja beroperasi kembali satu tahun karena pandemi Covid-19 membuat banyak pedagang dirugikan

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Setelah adanya aksi demo pedagang dan masyarakat, lokasi pemandian Cikoromoy di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Minggu (16/5/2021), dibuka. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Anggota DPRD Komisi 3 Provinsi Banten, Martua Nainggolan melemparkan kritik pedas terhadap Gubernur Banten, Wahidin Halim terkait kebijakan penutupan tempat wisata di Banten.

Menurut politikus Partai Hanura ini kebijakan dengan menutup destinasi wisata disaat pegiat wisata hendak bangkit menunjukkan kebijakan yang tak pro rakyat.

"Plin-plan tanpa ada kebijakan yang matang yang pro terhadap pedagang, dan pegiat wisata," katanya saat dihubungi, Minggu (16/5/2021).

Martua mengatakan kebijakan menutup tempat wisata yang baru saja beroperasi kembali satu tahun akibat pandemi Covid-19 membuat banyak pedagang yang dirugikan.

Baca juga: Terbitkan Surat Edaran Penutupan Tempat Wisata, Pengamat Anggap Pemprov Banten Cuci Tangan

Apalagi, menurutnya surat keterangan tersebut dikeluarkan saat masyarakat sedang tertidur pulas dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

"Surat tersebut baru di Intruksikan pada Sabtu malam, artinya setelah destinasi wisata dibuka. Seharusnya, kalau mau tutup, tutup dari awal, jangan membuat kebijakan yang membingungkan rakyat di bawah," terangnya.

Dirinya pun menghimbau agar Wahidin Halim fokus saja pada aturan PPKM Skala Mikro dan memberikan kepercayaan penuh kepada pihak pengelola wisata.

Baca juga: Gubernur Wahidin Halim Langsung Batalkan Seluruh Agenda Bukber dan Open House

"Jangan pedagang yang dirugikan akibat kebijakan ini. Jika ingin membuat kebijakan, Gubernur Banten harus berfikir untuk hati nurani rakyat dan terhadap kebijakan ganti rugi pedagang dan pegiat wisata akibat Intruksi yang dibuat oleh Gubernur Banten," tegasnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved