Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Seribu Lebih Kendaraan Diputar Balik di Kota Serang Selama Massa Pelarangan dan Penyekatan Mudik

Selama pelaksanaan penyekatan dan pelarangan mudik selama 12 hari mulai tanggal 6-17 Mei 2021, ribuan kendaraan terpaksa diputar balik. 

Editor: Yudhi Maulana A
dokumentasi Polres Serang Kota
Pada hari pertama larangan mudik di Kota Serang, Kamis (6/5/2021), tercatat 37 mobil pemudik yang harus putar balik saat hendak menuju DKI Jakarta. 

TRIBUNBANTEN.COM - Selama pelaksanaan penyekatan dan pelarangan mudik selama 12 hari mulai tanggal 6-17 Mei 2021, ribuan kendaraan terpaksa diputar balik. 

Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto melalui Kabagops Polres Serang Kota Kompol Yudha Hermawan mengatakan, operasi ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta protokol kesehatan Covid-19 dan himbauan atau edukasi untuk tidak melakukan mudik di tahun 2021 di lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1442  Hijriah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Polres Serang Kota ada delapan titik pos. Satu pos pelayanan dan tujuh lainnya pos pengamanan serta pos penyekatan," kata Kompol Yudha dalam siaran pers yang diterima TribunBanten.com, Selasa (18/5/20210.

Lanjutnya, jumlah pemudik yang dapat dideteksi Polres Serang Kota ada 1.228 orang.

Sementara kendaraan yang diputar balik yakni 138 sepeda motor, 983 mobil, 10 bus serta 1 mobil travel.

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Masuk Jakarta Tak Perlu Pakai SIKM Tapi Siapkan Ini, Berikut Penjelasannya

Wilayah Kota Serang memang tidak termasuk zona Aglomerasi, tetapi operasi ini sebagai imbangan dari daerah lainnya.

"Hasil pemeriksaan tes antigen secara acak sebanyak 356 orang. Dari hasil tes itu dinyatakan negatif Covid-19 semua," ungkapnya.

Selama berjalannya operasi, terdapat gangguan kamtibas ataupun tindak pidana yakni ada 11 kasus, sembilan kasus pencurian dengan pemberatan, satu kasus penemuan mayat, dan satu kasus kebarakan rumah.

"Tidak ada kasus yang menonjol selama operasi ketupat Maung 2021. Adapun kecelakaan lalu lintas dengan luka ringan dua orang serta kerugian sebesar Rp. 1.000.000,-," papar Kompol Yudha.

Baca juga: Polri Perpanjang Sanksi Putar Balik Kendaraan Selama Larangan Mudik hingga 24 Mei

Kompol Yudha berpesan, bagi anggota yang bertugas di operasi ketupat Maung 2021, ketika sudah bertugas harus melaporkan dirinya ke PPKM Mikro yang ada di Kota Serang tentang kesehatannya.

Untuk diketahui, sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor : STR/387/V/OPS.1.1./2021 tanggal 11 Mei 2021 tentang berakhirnya Operasi Ketupat 2021 dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjamin Kamseltibcar Lantas dan penanganan serta pengendalian penyebaran Covid-19, dari tanggal 18 sampai dengan 24 Mei 2021.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved