Breaking News:

Virus Corona di Banten

Waspada Klaster Lebaran, Pemkot Tangerang Siapkan 332 Tempat Tidur Isolasi

Pemerintah Kota Tangerang mengantisipasi terjadi lonjakan kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Editor: Glery Lazuardi
freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota Tangerang mengantisipasi terjadi lonjakan kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Upaya itu dilakukan karena terdapat orang yang melakukan perjalanan pulang kampung meskipun sudah ada larangan mudik Lebaran 2021.

Selain itu, selama libur Lebaran 2021, mobilitas masyarakat tidak bisa dibendung.

Baca juga: Wahidin Halim: Tren Penanganan Covid-19 di Banten Semakin Baik

Baca juga: Segera Laporkan Jika Ada Kejadian KIPI Setelah Vaksinasi Covid-19, Bagaimana Pelaporannya?

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan.

Seperti, menyediakan tujuh Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) dengan total 332 tempat tidur.

Diantaranya, RIT Panunggangan Barat dengan 44 tempat tidur, Jurumudi Baru dengan 70 tempat tidur, Gebang Raya dengan 28 tempat tidur.

Kemudian Manis Jaya dengan 40 tempat tidur, Batusari dengan 59 tempat tidur, Sudimara Pinang dengan 53 tempat tidur dan terakhir Rumah Singgah Dinsos dengan 38 tempat tidur.

"Selain RIT, terkait fasilitas isolasi mandiri Pemkot Tangerang juga sudah berkoordinasi dengan 32 Kepala Rumah Sakit dengan ketersediaan 1.537 tempat tidur, serta 180 tempat tidur ICU," papar Liza, Rabu (19/5/2021).

"Dinkes juga terus memperkuat jumlah SDM kesehatan serta APD dan bahan medis habis pakai," sambungnya lagi.

Menurut Liza, data terkini RIT yang terisi yaitu Puskesmas Jurumudi Baru dengan jumlah 23 pasien.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved