Breaking News:

Kuasa Hukum: Eks Kepala Biro Kesra Pemprov Banten Korban Kasus Korupsi Dana Hibah Pesantren

Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Banten menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten, TS dan mantan Ketua Tim Evaluasi penganggaran dana hibah Ponpes di Banten Tahun 2018 dan 2020, IS, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas korupsi bantuan dana hibah Pondok Pesantren, usai pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Banten, Jumat (21/5/2021).  

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Banten menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren.

Mereka yaitu, mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten, Irvan Santoso dan mantan Ketua Tim Evaluasi Dana Hibah Ponpes, Toton Suriawinata.

Pihak Kejati Provinsi Banten telah memeriksa mereka pada Jumat (21/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai pemeriksaan sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah pemeriksaan, mereka ditetapkan sebagai tersangka, lalu, ditahan di rumah tahanan (Rutan) Pandeglang.

Alloy Ferdinan, kuasa hukum dari tersangka Irvan Santoso, mengatakan kliennya merupakan korban kasus dana hibah ponpes tersebut.

"Sebetulnya pak Irvan itu korban," ujar Alloy Ferdinan saat ditemui di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, pada Jumat (21/5/2021).

Dalam keterangan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP),   kata dia, Irvan Santoso menyatakan apa yang direkomendasikan pimpinan seharusnya tidak dikeluarkan.

Di mana saat itu penyaluran dana hibah pada tahun 2018 dan 2020 kata dia, sudah melampaui batas waktu berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub).

"Namun karena ini perintah atasan, kemudian dana hibah itu tetap dia anggarkan di tahun 2018 maupun di tahun 2020," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved