Breaking News:

Cerita Pedagang Kopi Saset di Carita Pandeglang, Terpaksa Bawa Sisa Dagangan ke Rumah karena Sepi

Dia mengaku dagangannya tidak habis sebagai dampak instruksi penutupan tempat wisata di kawasan Carita dan Anyer.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Pengunjung memadati objek wisata di Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (22/5/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sudah satu minggu terakhir ini Siti Rohima membawa dagangannya ke rumah.

Ibu berusia 40 tahun ini setiap hari berjualan kopi saset di Pantai Lippo Carita, Kabupaten Pandeglang.

"Dapur saya kurang ngebul. Anak saya yang besar nanti masuk sekolah, pengeluaran pasti lebih besar," ujarnya kepada TribunBanten.com di Pantai Lippo, Sabtu (22/5/2021).

Dia mengaku dagangannya tidak habis sebagai dampak instruksi penutupan tempat wisata di kawasan Carita dan Anyer.

Baca juga: Pengunjung Memadati Objek Wisata Pantai di Kawasan Carita Pandeglang Minggu Sore

Menurut pantauan TribunBanten.com, Minggu sore, sebagian kios-kios di sekitar pantai, tutup.

Menurut Siti, sudah hampir satu minggu terakhir ini dagangannya tidak laku.

"Sebelum instruksi penutupan tempat wisata, penjualan masih ramai dan sampai habis. Kalau sekarang untuk setengahnya dibeli aja udah syukur," ucapnya.

Dia berharap pemerintah mendengarkan nasib para pedagang yang satu tahun terakhir ini terdampak perekonomiannya karena pandemi Covid-19.

Siti mengaku kecewa dengan adanya penutupan tempat wisata di Banten pada libur Lebaran ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved