Breaking News:

Cerita Pedagang Kopi Saset di Carita Pandeglang, Terpaksa Bawa Sisa Dagangan ke Rumah karena Sepi

Dia mengaku dagangannya tidak habis sebagai dampak instruksi penutupan tempat wisata di kawasan Carita dan Anyer.

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Pengunjung memadati objek wisata di Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (22/5/2021). 

Dia menegaskan, penutupan objek wisata dilakukan untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. 

Wahidin Halim menyadari ada pihak yang merasa dirugikan dari kebijakan tempat wisata di Banten ditutup ini.

Petugas gabungan bergerak membubarkan wisatawan di Pantai Pasir Putih Florida Indah Anyer, Minggu (16/5/2021) siang.
Petugas gabungan bergerak membubarkan wisatawan di Pantai Pasir Putih Florida Indah Anyer, Minggu (16/5/2021) siang. (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin)

Dia memastikan kebijakan dikeluarkannya Instruksi Gubernur Nomor 556/901-Dispar/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 di Provinsi Banten adalah untuk kepentingan yang lebih luas, yakni melindungi masyarakat Banten dari paparan virus Corona. 

"Kebijakan itu selalu ada yang merasa dirugikan. Tapi, kita kan lebih mengutamakan kepentingan yang lebih besar. Tidak mungkin dibiarkan saja. Kan pedagang juga harus dilindungi, pedagang kan kalau kerumunan seperti itu bisa kena virus," kata Wahidin seusai mengikuti Rapat Virtual Arahan Presiden Joko Widodo di Pendopo Gubernur Banten KP3B Curug, Kota Serang Senin (17/5/2021), sebagaimana keterangan pers diterima TribunBanten.com.

Wahidin pun mengatakan berkaca dari kejadian tahun lalu, maka tidak menutup kemungkinan ada lonjakan kasus Covid-19 setelah masa libur Lebaran 2021 kali ini.

Apalagi dengan melihat banyaknya kerumunan di sejumlah tempat wisata pada libur Lebaran kali ini.

Oleh karena itu, tim Satgas Covid-19 Provinsi Banten telah menyiapkan prosedur kesehatan guna mengetahui dampak yang sebenarnya.

Baca juga: Tempat Wisata Ditutup Demi Cegah Penyebaran Covid, Pemkab Serang Fasilitasi Pengelola Pantai

"Kemarin juga sebenarnya sudah disiapkan rumah sakit, tenaga kesehatan, serta rapid test bagi pengunjung, cuma kan sudah terlampau banyak begitu, kewalahan juga." jelas Wahidin.

"Tapi, prinsipnya kita sudah siap semuanya melakukan langkah-langkah seperti testing,  tracking, serta tracing sesuai dengan protapnya. PSBB dan PPKM Mikro di tingkat RT/RW diperkuat lagi," sambungnya. 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved