News

Mahasiswa Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Diduga Karena Benda Ini yang Ditemukan Ada di Telinga

Mahasiswa bernama Bayu (25) ditemukan tewas dengan cara yang mengenaskan di rumahnya.

Tayang:
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Istimewa via Tribun Timur
Seorang mahasiswa bernama Bayu (25), ditemukan tak bernyawa di kamarnya di Kelurahan Baru Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Jumat (21/5/2021) siang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Mahasiswa bernama Bayu (25) ditemukan tewas dengan cara yang mengenaskan di rumahnya.

Melansir TribunnewsBogor.com, Bayu tewas di rumahnya daerah Kelurahan Baru Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Bayu pertama kali ditemukan sudah tak bernyawa oleh sang ibu, pada Jumat (21/5/2021).

Putra seorang perwira TNI yang bertugas di Kodim 1406/Wajo ini kondisinya cukup mengenaskan saat ditemukan.

Sebab korban tampak mengeluarkan darah dari telinga dan hidungnya.

Baca juga: Suara Ledakan Tengah Malam di Kemayoran, Saksi: Dua Kelompok Pemuda Tawuran, Satu Orang Tewas

Kejadian nahas yang dialami Bayu diungkap lebih lanjut oleh Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Timur, AKBP Muhammad Islam Amrullah membenarkan kejadian nahas yang menimpa Bayu.

Baca juga: Tak Bisa Mudik Karena PSBB, Siti Sedih Ayahnya Tewas H-1 Lebaran: Gak Sempat Pakai Baju Baru

"Benar, kejadiannya tadi siang. Ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya," kata AKBP Muhammad Islam Amrullah.

Jasad Bayu ditemukan dalam keadaan tengkurap dengan earphone terpasang di telinga yang sementara tersambung di ponsel yang diisi daya.

Siang itu, ibunda Bayu mengaku hendak membangunkan sang putra untuk sholat jumat.

Namun tak disangka, sang ibu justru menemukan Bayu sudah dalam kondisi mengenaskan.

"Pada saat itu, Ibu korban hendak membangunkan anaknya untuk salat Jumat namun korban ditemukan tengkurap dan sudah tak bernyawa," ungkap AKBP Muhammad Islam Amrullah.

Seorang mahasiswa bernama Bayu (25), ditemukan tak bernyawa di kamarnya di Kelurahan Baru Tancung, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Jumat (21/5/2021) siang (Istimewa sumber Tribun Timur)
Mengenai kejadian yang menimpa Bayu, polisi enggan berspekulasi lebih lanjut.

Pun dengan penyebab kematian Bayu tersebut.

"Hasil pemeriksaan medis silakan konfirmasi ke dokter Puskesmas Tanasitolo," kata mantan Wakapolres Minahasa Selatan itu.

Bukan Kesetrum

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas, dr M Junaid menyebutkan, korban diduga meninggal akibat tegangan listrik yang teraliri melalu pengisi daya ponsel ke earphone yang terpasang di telinga.

"Waktu diperiksa tak ada tanda-tanda kalau tersetrum listrik," kata dr M Junaid.

Meski demikian, asumsi dr M Junaid terkait penyebab kematian korban lantaran adanya earphone yang terpasang di telinga saat pertama ditemukan ada bercak darah.

"Tapi di headseat (earphone) itu ada darah ditemukan, kan keluar dari dari telinga dan hidung," ujar dr M Junaid.

Selain darah yang mengalir dari telinga dan hidung, juga ditemukan sejumlah lebam yang biasa ditemukan pada mayat.

"Diperkirakan meninggal sudah lebih dari 5 jam yang lalu," pungkas dr M Junaid.

Baca juga: Israel Membabi Buta Serang Gaza, 103 Orang Tewas, 23 di Antaranya Anak-Anak

Bahaya Pakai Headset saat HP Dicas

Lucky Sebastian, seorang pengamat teknologi gawai menjelaskan, bahwa ponsel yang sedang diisi ulang, mau itu sedang dipakai atau tidak, bisa saja meledak jika ada sistem yang salah.

Sebab, pada saat diisi ulang, baterai mengalami reaksi kimia dan menghasilkan panas.

"Saat dicas dan digunakan sekaligus, panas yang dihasilkan memang bisa berlebihan.

"Sebab, prosesor tetap bekerja sementara baterai sendiri juga menghasilkan panas dari proses charging," ucap Lucky.

Meski begitu, lanjut Lucky, rata-rata ponsel saat ini sudah memiliki teknologi yang 'pintar'.

Ketika handphone sedang diisi ulang dan digunakan, cip pengatur charging akan memperlambat prosesnya.

Selain itu, ponsel masa kini juga sudah menerapkan teknologi fast charging sehingga panas yang akan dihasilkan nantinya tidak berlebih.

Apabila panas melebihi batas, handphone akan memberikan peringatan.

Baca juga: Rencana Menikah Setelah Lebaran Gagal, Gadis 15 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berlibur ke Rumah Paman

Menurut Lucky, bukan hal wajar jika seseorang yang meninggal karena tersetrum mengeluarkan darah dari hidung, mulut, dan anggota badan lain.

"Biasanya kalau tersetrum ada bekas terbakar. Saya kira penyebab meninggalnya korban tidak ada kaitannya dengan mendengarkan musik dari smartphone yang sedang dicas," ucapnya.

Lucky juga menambahkan, banyak orang di kereta api atau dalam penerbangan, beristirahat sambil mendengarkan musik dari ponsel yang diisi ulang dan tidak terjadi apa-apa.

Oleh sebab itu, mungkin saja korban tersebut meninggal akibabt sebab lain.

Namun, ini perlu dikonfirmasi lagi kepada pihak medis.

Hasil otopsi akan memberikan keterangan lebih jelas.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Petaka Sebelum Sholat Jumat, Ibu Syok Lihat Anak Tewas Mengenaskan, Benda di Telinga Korban Disorot, https://bogor.tribunnews.com/2021/05/22/petaka-sebelum-sholat-jumat-ibu-syok-lihat-anak-tewas-mengenaskan-benda-di-telinga-korban-disorot?page=all

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved