Breaking News:

Kronologi Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Angkot Jurusan Pandeglang-Serang

Warga digegerkan seorang penumpang meninggal dunia di dalam angkutan kota (angkot), pada Senin (24/5/2021).

istimewa
Warga digegerkan seorang penumpang meninggal dunia di dalam angkutan kota (angkot) jurusan Pandeglang-Serang, pada Senin (24/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga digegerkan seorang penumpang meninggal dunia di dalam angkutan kota (angkot), pada Senin (24/5/2021).

Insiden itu terjadi di sekitar Jalan Jendral Ahmad Yani nomor 196, Kota Serang atau tepat di belakang Carrefour.

Angkot rute Pandeglang-Serang berplat nomor A 1916 CT.

Korban atas nama Aam (52) diketahui berasal dari Kampung Jayanti Timur, Rt 06 RW 03, Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.

Baca juga: Kopi Terakhir Untuk Ayah Sebelum Sela Ditemukan Tewas dalam Karung, Seorang Pegawai Desa Dicurigai

Baca juga: Mahasiswi UNS Ditemukan Tewas Misterius di Kamar Kos Solo, Begini Suasana Lokasi Penemuan Mayat

Kanit Patroli Serang Kota Ipda Ade Komarudin menerima laporan dari warga ada penumpang yang tiba-tiba meninggal dunia di dalam angkot.

Mengetahui hal tersebut, Ade beserta anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

"Pada saat di lokasi memang benar ada penumpang wanita yang sudah meninggal dunia dalam angkot," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (24/5/2021).

Sebelum meninggal dunia, korban naik angkot dari Pandeglang menuju Terminal Pakupatan Kota Serang.

Namun, pada saat di perjalanan menuju Terminal Kota Serang, korban sudah tidak bernyawa.

"Pada saat jalur angkotnya sudah habis, dan si korban dibagunkan oleh supir namun tidak ada respon dari korban," katanya.

Baca juga: Sempat Hilang, Gadis 13 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Karung di Manado, Begini Kronologinya

Baca juga: Mahasiswa Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Diduga Karena Benda Ini yang Ditemukan Ada di Telinga

Sampai saat ini, pihaknya belum dapat menduga penyebab pastinya. Hal ini karena pada saat korban menaiki angkot tidak ada tanda-tanda.

"Kami pun sudah menghubungi pihak keluarga, Alhamdulillah sudah terhubung," ucapnya.

Untuk saat ini korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Drajat Prawiranegara untuk diperiksa lebih lanjut.

Penulis: desi purnamasari
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved