Breaking News:

Pemberangkatan Haji Tahun 2021 Ini Belum Pasti, 825 Calon Haji Asal Kota Serang Harap-Harap Cemas

Kemenag Kota Serang masih menunggu Kepastian dan Kebijakan Arab Saudi terkait pelaksanaan Haji tahun 2021.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Serang, Deni Rusli 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kemenag Kota Serang masih menunggu Kepastian dan Kebijakan Arab Saudi terkait pelaksanaan Haji tahun 2021.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Serang, Deni Rusli mengatakan 
bahwa Arab Saudi hanya baru membuka penerbangan lokal sejak 11 Mei 2021.

Adapun terkait pemberangkatan ibadah Haji tahun 2021 ini, kata dia pihaknya masih menunggu informasi dari Kemenag provinsi maupun pusat.

"Karena Arab Saudi belum menentukan apakah akan ada pelaksanaan Haji dan Umrah atau tidak. Sampai saat ini belum ada kepastian terkait dengan apakah ada jamaah selain dari arab saudi atau tidak," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Serang, Deni Rusli saat ditemui di Jalan Ciwaru Raya, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Selasa (25/5/2021).

Sambil menunggu kebijakan itu, hingga saat ini pihaknya masih melakukan proses pelengkapan data jemaah mulai dari KTP, Paspor dan lain sebagianya.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Ibadah Haji 2021, Hanya untuk 60 Ribu Jemaah dengan Wajib Patuhi Persyaratan Ini

Di mana dokumen jemaah yang direncanakan akan berangkat pada tahun ini, semua data sudah dipindai oleh Kanwil Kemenag Provinsi Banten untuk dikirim ke Kedutaan Besar Arab Saudi yang berada di Jakarta.

"Prosesnya sudah berjalan tapi kepastian berangkat haji nya hingga saat ini belum," ucapnya.

Adapun jumlah jemaah yang dijadwalkan berangkat pada tahun ini, untuk calon jemaah Haji di Kota Serang berjumlah 825 jemaah.

Di mana dari jumlah jemaah tersebut, kata dia mereka sudah menunggu sekitar sepuluh tahun.

"Yang direncanakan berangkat tahun ini, itu mereka yang sudah mendaftar dari tahun 2011," ujarnya.

Kemudian Deni Rusli mengatakan jika pemberangkatan haji tahun 2021 ini jadi untuk dilaksanakan, maka jemaah akan dimintai beberapa persyaratan tambahan.

Mulai dari surat keterangan sudah di vaksin covid 19, mengikuti karantina, isolasi, mengikuti prokes, pembatasan saat pemberangkatan, pembatasan saat ibadah dan lain sebagainya.

Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya.
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. (Kementerian Media Saudi/AFP)

Kemudian terkait adanya informasi penambahan biaya yang beredar di luar, itu kata dia pihaknya belum mengetahui pasti karena belum adanya pembahasan lebih lanjut.

Baca juga: Info Haji 2021: Kemenag Siapkan Skenario Berbasis Kuota, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved