Breaking News:

Kasus Penganiayaan Anak di Serpong: Siapa yang Dapat Hak Asuh? Begini Penjelasan Kapolres Tangsel

Anak perempuan asal Tangerang Selatan yang menjadi korban penganiayaan ayah kandung masih berada di Balai Permasyarakatan (BAPAS).

Editor: Glery Lazuardi
Warta kota
Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin bersama jajarannya di Mapolres Tangsel pada Rabu (21/4/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Anak perempuan asal Tangerang Selatan yang menjadi korban penganiayaan ayah kandung masih berada di Balai Permasyarakatan (BAPAS).

Hal ini, karena ayah sang anak sudah berada di tahanan karena perbuatan penganiayaan yang dilakukan.

Sedangkan, ibu sang anak sedang mencari nafkah di Malaysia.

Baca juga: Pengakuan Bocah Korban Penganiayaan di Lebak, Dianiaya Ayah Tiri Usai Antar Hidangan Buka Puasa

Baca juga: Kasus Penganiayaan Karyawan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Oleh Kakanim Banggai Berakhir Damai

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin, mengatakan pihaknya akan melakukan
penilaian terhadap bakal orang tua asuh dari bocah berusia lima tahun itu.

Pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan pihak Balai Permasyarakatan untuk memutuskan sosok orang tua asuh yang tepat.

"Sekarang masih dalam pemeriksaan Bapas ya," kata Iman saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (25/5/2021).

Kendati demikian, Iman mengaku jika keluarga dari sang ayah kandung yang juga sebagai tersangka aksi tersebut telah mendatangi Mapolres Tangsel.

Menurutnya kedatangan keluarga berniat untuk mengasuh bocah perempuan berusia lima tahun itu.

Meski begitu, pihaknya belum dapat memutuskan sang korban dapat kembali diasuh sang keluarga dari ayah kandung.

"Karena kemarin dari pihak keluarga sudah ada yang kemari, dari pihak keluarga ayah. Dan kami lihat juga kondisinya cukup memungkinkan untuk anak dikembalikan ke pihak keluarganya," ungkap Iman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved