Breaking News:

Prostitusi Online di Kota Cilegon, Ini Pengakuan Mucikari Siapkan 4 PSK untuk Pria Hidung Belang

Polsek Pulomerak mengamankan MS karena diduga menjadi mucikari setelah menjajakan pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi WhatsApp.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - MS, wanita yang menjadi mucikari, membuat pengakuan mengejutkan.

Polsek Pulomerak mengamankan MS karena diduga menjadi mucikari setelah menjajakan pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi WhatsApp.

Upaya penangkapan itu dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan penyamaran, pada
Minggu (23/5/2021).

"Sudah dua tahun menekuni profesi ini, sekarang saya sangat menyesal," ujar MS kepada wartawan di Mapolsek Pulomerak Jalan Raya Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Baru Seminggu Lebaran, Belasan PSK Kembali Mangkal di Pinggir Jalan Kota Cilegon

Baca juga: Kesal Ditagih Bayar Jasa Esek-esek, Sekuriti Tusuk PSK Usai Kencan di Apartemen Ciputat

Untuk setiap pelanggan, kata dia, MS memasang harga Rp 1 juta. Dia mendapatkan uang sebesar Rp 200 ribu dari satu pelanggan.

"Rp 1 juta ini untuk satu kali short time saja," kata dia.

Dia mengaku mempunyai empat perempuan yang biasa ditawarkan kepada para pria hidung belang.

Atas perbuatan itu, MS dijerat Pasal 2 ayat 1 UU nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan Pasal 296 KUHP tentang mempermudah membuat cabul dengan ancaman hukuman 3-15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved