Breaking News:

Pilu Ibu Hamil Sampai Nenek 70 Tahun Berobat Ditandu di Sindangresmi, Puskesmas: Setop Salahkan Kami

"Jalan itu rusak karena tidak diperbaiki kan, dan itu bukan kewenangan kami. Jadi, setop untuk menyalahkan kami!"

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Dok. Pribadi
Asmi, nenek 70 tahun, ditandu dengan sarung oleh warga saat hendak berobat ke Puskesmas di Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Rabu (26/5/2021). Hal itu dilakukan karena kondisi jalan di wilayah itu rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan. 

Khamdan menyarankan awak media massa mempertanyakan masalah yang menimpa ketiga warga itu ke Pemkab Pandeglang dan dinas terkait.

"Silakan tanya ke Pemkab. Kalau kita terus memberikan pelayanan, baik tes medis, cek darah, tensi dan yang lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan," ujarnya.
    

Kisah Nina Karlina Ditandu Sarung Lewati Hutan Saat Hendak Melahirkan

Lina Karlina adalah warga Kampung Lebak Jeruk RT 03/03, Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, yang sebelumnya kisah proses melahirkan bayinya viral di media sosial.

Sejumlah warga terpaksa membawanya dengan tandu bambu yang dililit kain sarung di jalan rusak dan hutan karet sejauh 4 kilometer saat ia hendak melahirkan ke Puskesmas Sindangresmi pada Minggu, 25 April 2021.

Viral foto seorang ibu hamil di Pandeglang, Banten yang ingin melahirkan terpaksa ditandu karena jalanan rusak berat
Viral foto seorang ibu hamil di Pandeglang, Banten yang ingin melahirkan terpaksa ditandu karena jalanan rusak berat (Facebook Muhtadin)

Hal itu dilakukan karena jalan setempat rusak berat dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Foto dan cerita proses melahirkan Lina Karlian di antaranya dibagikan warga setempat, Muhtadin, di akun media sosialnya.

Baca juga: Viral Ibu di Pandeglang Ditandu Saat Akan Melahirkan, DPRD: Miris, Bupati Dua Periode Masih Begini

Baca juga: Viral Ibu Hamil Ditandu Pakai Sarung Melintasi Jalan Rusak, DPRD Soroti Kinerja Pemkab Pandeglang

"Yah, mau bagaimana lagi, pada saat itu sudah menghubungi bidan desa ke sana ke mari, terus keluarga juga sudah khawatir sudah karena saya kontraksi terus, ya akhirnya sudah langsung dibawa," ucap Lina di rumahnya, Pandeglang, Selasa (27/4/2021).

Pantauan Tribunbanten.com, jalan untuk mencapai puskesmas tempat melahirkan Lina terbilang sangat sulit.

Jalan di desa tersebut hanya setapak dan didominasi tanah berlumpur serta bebatuan sehingga terasa sangat licin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved