Breaking News:

Kompak Tinggalkan Suami, 2 Wanita Ini Rampok dan Habisi Teman Sekampung yang Tinggal Sebatang kara

Dua wanita bersahabat asal Sumatera Utara ini tega membunuh teman sekampungnya di tengah ladang.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Tribun-medan.com/ Alija Magribi
Dua pelaku pembunuhan Porta Tumanggor, petani kopi asal Tanjung Tinggir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun dihadirkan dalam konferensi pers, Senin (31/5/2021) 

Kepada wartawan, Anaria mengatakan mereka melakukannya hanya berdua saja.

Tidak dibantu siapapun untuk menghabisi nyawa Porta dan mengambil harta benda serta uang senilai Rp 5,5 juta.

Tinggalkan Jejak Seolah-Olah Bunuh Diri

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun, Ipda Antonyus Hutahaean menyebut kedua wanita ini nekat menghabisi nyawa korban karena kesal tak dipinjami uang.

"Motifnya diduga karena sakit hati tidak dipinjami duit," ujar Antonyus, Minggu (30/5/2021).

Antonyus menceritakan, kedua pelaku merampas dua cincin dan uang Rp 2,5 juta seusai membunuh korban.

Polisi menunjukkan pohon kopi tempat jenazah Portan Tumanggor ditemukan, Kamis (29/5/2021).
Polisi menunjukkan pohon kopi tempat jenazah Portan Tumanggor ditemukan, Kamis (29/5/2021). (TRIBUN MEDAN/HO)

Diperkirakan, kedua pelaku menggasak benda berharga dan uang dari tas korban senilai Rp 8 juta.

Setelah menggasak harta korban, uang tersebut digunakan kedua pelaku untuk membeli ponsel.

AS dan HT lantas melarikan diri ke Kota Medan.

"Dari hasil penyelidikan sementara, jadi korban ini kan tinggal di ladang karena rumahnya ambruk. Dia ini rajin bekerja," jelas Antonyus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved