Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Kasus Dugaan Korupsi Masker di Dinkes Banten, 20 Pejabat Mundur, Apa Kata Ketua DPRD Andra Soni?

Pada pengadaan 15.000 masker senilai Rp 3,3 miliar itu, negara diduga dirugikan senilai Rp 1,680 miliar.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Agung Yulianto Wibowo
DPRD Banten
Ketua DPRD Banten Andra Soni 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.

Satu di antara tiga tersangka itu adalah pegawai pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinkes Provinsi Banten.

Pada pengadaan 15.000 masker senilai Rp 3,3 miliar itu, negara diduga dirugikan senilai Rp 1,680 miliar.

Baca juga: Kasus Korupsi Masker, Dua Pegawai Inspektorat Diperiksa Kejati Banten, Selanjutnya Kadinkes

Dua hari setelah penetapan tersangka, sebanyak 20 pejabat Dinkes Provinsi Banten serentak mengundurkan diri dari jabatannya.

Lalu, apa tanggapan Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni?

"Saya secara pribadi sangat menyayangkan, hal ini terjadi di saat sedang adanya proses penyidikan terkait kasus korupsi yang berada di lingkungan Dinkes Provinsi Banten," ujarnya saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Pengakuan Pegawai Dinkes Banten yang Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Masker Sebelum Ditahan

Menurut dia, menjadi persoalan yang tidak baik ke depan dalam tatanan reformasi birokrasi di Provinsi Banten.

Persoalan ini harus menjadi catatan yang serius bagi para pimpinan pemerintahan.

"Dalam waktu dekat, kami pimpinan DPRD Provinsi Banten akan berkoordinasi dengan Komisi V yang membidangi kesra dan kesehatan untuk menindaklanjuti hal ini dalam rangka pengawasan," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved