Breaking News:

Mulai 2022, Pemerintah Akan Batasi Kuota BBM Premium di Jawa Madura-Bali

Pemerintah berencana menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium pada 2022.

Istimewa
ILUSTRASI-SPBU Modular yang disiagakan Pertamina 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah berencana menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium pada 2022.

Upaya itu dilakukan untuk mengurangi gas buang emisi kendaraan bermotor.

Rencana penghapusan Premium terdapat dalam paparan Menteri ESDM Arifin  Tasrif saat rapat dengan Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, pada Rabu (2/6/2021).

Diketahui pada 2022, pemerintah hanya akan memberikan subsidi untuk BBM jenis solar dan minyak tanah.

Anggota Komisi VII DPR Mulyanto pun mempertanyakan Premium yang tidak ada dalam daftar yang diberikan subsidi oleh pemerintah pada tahun depan.

"Premium tidak ada di daftar subsidi. Apakah berarti pada 2022, Premium resmi dihapuskan?" tanya Mulyanto ke Arifin

Arifin menyebut, keberadaan Premium akan dikurangi di daerah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali), tetapi di luar pulau Jawa masih tetap dilakukan penyaluran Premium.

"Premium ini memang disebabkan masalah emisi. Sebagai gantinya untuk Jamali masuk Pertalite, karena Pertalite lebih ramah lingkungan," ucap Arifin.

"Berarti untuk di luar Jamali, tetap seperti sekarang ini, secara resmi tidak dihapuskan. Itu kesimpulan saya," timpal Mulyanto.

Rencana penghapusan Premium yang beroktan 88 sudah lama digaungkan pemerintah, bahkan awalnya pada 2021 akan diterapkan. Namun, sampai saat ini Premium masih ada di sejumlah SPBU.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved