Breaking News:

Gubernur Banten Berikan Kaki Palsu Untuk Penyandang Disabilitas

Dalam kesempatan itu, Gubernur langsung memberi bantuan tunai sebesar Rp 2 juta kepada penyandang disabilitas yang hadir.

Editor: Yudhi Maulana A
Dok Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) secara simbolis menyerahkan Bantuan Kaki Palsu ke penyandang disabilitas 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim secara simbolis menyerahkan Bantuan Kaki Palsu kepada penyandang disabilitas di Rumah Dinas Gubernur Banten Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 158, Kota Serang (Rabu, 2/6/2021).

"Kita punya tugas-tugas untuk membela dan memberdayakan mereka (penyandang disabilitas)," kata Wahidin Halim dalam siaran pers yang diterima TribunBanten.com.

Dikatakan, manusia memiliki rejeki yang beda-beda Namun demikian, harus selalu tawakal kepada Allah SWT.

"Kita harus bersyukur masih hidup untuk beribadah, berdoa, dan berikhtiar. InsyaAllah diijabah," ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak para penyandang disabilitas dan yang hadir untuk bisa dan selalu bersyukur kepada Allah SWT. 

Baca juga: 20 Pejabat Dinkes Banten Mundur, Wahidin Halim: Seperti Tentara yang Desersi Ketika Negara Perlu

"Karena ini juga dialami orang lain," ungkapnya.

"Penyandang disabilitas yang memang membutuhkan bantuan kaki palsu dan yang saat ini sedang sekolah. Insya Allah akan kita bantu biaya pendidikannya," tambahnya

Dalam kesempatan itu, Gubernur langsung memberi bantuan tunai sebesar Rp 2 juta kepada penyandang disabilitas yang hadir.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengungkapkan, pada Tahun 2021, Dinsos Provinsi Banten memberikan bantuan kaki palsu kepada 18 orang penyandang disabilitas.

Baca juga: Aturan Tempat Wisata Ditutup Sampai 30 Mei Menuai Protes, Wahidin Halim: Untuk Lindungi Masyarakat

"Hari ini secara simbolis diserahkan kepada lima (5) orang," ungkapnya.

Ditambahkan, Dinsos Provinsi Banten juga memberikan bantuan pelatihan usaha diantaranya keterampilan menjahit, servis hp serta keterampilan memijat.

Sebagai informasi, secara simbolis bantuan kaki palsu diterima oleh Najiyah (penjahit pakaian), M Ikbal (siswa SMA), Marzuki (penjahit), Firman (kondektur mobil) serta Burhan (pedagang aksesoris dan mainan).

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved