Breaking News:

Dalam RUU KUHP, Pelaku Hubungan atau Perkawinan Sedarah Diancam Penjara 12 Tahun

Inses adalah hubungan seksual atau perkawinan antara dua orang yang bersaudara kandung yang dianggap melanggar adat, hukum, atau agama.

Editor: Yudhi Maulana A
IMCNews.ID
Iliustrasi perselingkuhan 

TRIBUNBANTEN.COM - Jika pelaku perzinaan diancam hukuman pidana penjara 1 tahun dalam draf terbaru Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), maka pelaku hubungan inses alias perkawinan sedarah diancam hukuman yang jauh lebih berat.

Inses adalah hubungan seksual atau perkawinan antara dua orang yang bersaudara kandung yang dianggap melanggar adat, hukum, atau agama.

Berdasarkan draf terbaru RUU KUHP yang didapat Tribunnews.com, para pelaku  inses diancam hukuman pidana penjara selama 12 tahun.

Perihal hubungan inses ini diatur dalam BAB XV tentang Tindak Pidana Kesusilaan Bagian Keempat Perzinaan Pasal 419.

Bunyi lengkap Pasal 419 yakni: Setiap Orang yang melakukan persetubuhan dengan seseorang yang diketahuinya bahwa orang tersebut merupakan anggota keluarga sedarah dalam garis lurus atau ke samping sampai derajat ketiga dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun.

Baca juga: Cemburu Buta, Pria Ini Bakar Hidup-hidup Tetangga yang Diduga Selingkuh dengan Istrinya

Adapun pelaku perzinaan diancam hukuman 1 tahun penjara, sebagaimana diatur pada Pasal 417.

Bunyi lengkap Pasal 417 yakni: (1) Setiap Orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda kategori II.

Denda kategori II, sebagaimana diatur dalam Pasal 79 RUU KUHP, adalah denda dengan nominal maksimal Rp 10 juta.

Meski ada ancaman penjara selama 1 tahun atau denda sebesar Rp 10 juta, namun dalam ayat (2) juga dijelaskan bahwa Tindak Pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) itu tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan suami, istri, Orang Tua, atau anaknya.

Lalu pada ayat (3) dijelaskan bahwa terhadap pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25, Pasal 26, dan Pasal 30.

Baca juga: Terciduk Suami Sedang Selingkuh dengan Teman Sendiri, Wanita Ini Buru-Buru Pakai Celana

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved