Breaking News:

Sebanyak 7660 Siswa SD di Cilegon Lulus, Tapi Daya Tampung SMP Hanya 5 Ribu Orang

Meski begitu, penambahan jumlah daya tampung siswa SMP Negeri ini tetap tidak dapat menampung jumlah lulusan murid SD tahun ini.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunnewsWiki.com
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Angka lulusan SD di Kota Cilegon tahun ini bertambah dibandingkan tahun lalu.

Tahun ini lulusan murid SD berada diangka sekitar 7.660 orang, sedangkan pada tahun sebelumnya sekitar 7.480 orang. Jumlah tersebut berasal dari 150 SD Negeri dan 31 SD swasta yang ada di Kota Cilegon.

Sementara, daya tampung SMP negeri di Kota Cilegon tahun ini hanya 5 ribu siswa meski ada penambahan empat SMP negeri baru.

"Tahun lalu daya tampungnya sekitar 4500 siswa tahun ini kemungkinan menjadi 5000an siswa sekalipun ini baru prediksi karena sata belum tahu animonya," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Ismatullah kepada TribunBanten.com saat ditemui di ruangannya Jalan Pangeran Jayakarta Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Selasa (8/6/2021).

Saat ini Kota Cilegon hanya memiliki 15 SMP negeri setelah adanya penambahan empat SMP negeri baru.

Baca juga: Dindikbud Kota Serang Yakin 12.381 Murid SD Lulus, Daya Tampung SMP Negeri Hanya 6.272 Orang

Meski begitu, penambahan jumlah daya tampung siswa SMP Negeri ini tetap tidak dapat menampung jumlah lulusan murid SD tahun ini.

"Jika misalnya hanya 5000 siswa yang tertampung di SMP Negeri, tentunya bisa sekolah di MTS, SMP swasta, dan pesantren sebagai upaya penyeimbangan terhadap pihak swasta," tambahnya.

Ismatullah mengharapkan agar para calon siswa SMP Cilegon tetap bersekolah di wilayah Kota Cilegon. Sebab, jumlah siswa SMP swasta di Kota Cilegon masih terhitung sedikit.

Baca juga: Ditolak Warga Gunakan Bangunan SD, Akhirnya Siswa SMPN 12 Cilegon Numpang di SMP Swasta

Baca juga: Mulai Tahun Ajaran Baru 2021, PAUD Hingga SMP di Cilegon Terapkan Program SIRAVEK, Apa Itu?

"Contoh SMP Darul Ishlah yang baru meluluskan 16 siswa, SMP Bosowa Al-Azhar meluluskan 16 siswa, dan SMP Mutiara Bunda yang baru meluluskan 15 siswa, artinya masih banyak sekolah yang dapat menampung untuk lulusan SD," tuturnya.

Untuk masyarakat yang tidak mampu, Ismatullah menyarankan agar dapat bersekolah di SMP negeri yang notabene gratis.

"Kita kan ada kuota afirmasi berjumlah 25% yang dapat dimanfaatkan oleh mereka yang dianggap tidak mampu," ucap Ismatullah.

Menurutnya angka afirmasi di Kota Cilegon tidak pernah terpenuhi karena banyak dari mereka yang tidak dapat memenuhi syarat administrasi.

"Hanya rata-rata ngaku tidak mampu surat resmi tidak tersedia dan bahkan ada yang enggan membuat surat keterangan tidak mampu, jadi konotasi tidak mampu sekarang terkadang tidak bisa dibuktikan secara administratif," tandasnya. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved