Breaking News:

Car Free Day Kota Cilegon Minggu 13 Juni 2021 Kembali Diundur, Apa Alasannya?

Artinya, pertumbuhan ekonomi berjalan tetapi tidak mengabaikan protokol kesehatan itu prinsip.

Disperindag Kota Cilegon
Suasana Car Free Day (CFD) di Kota Cilegon 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Car Free Day (CFD) Cilegon yang rencananya akan dilaksanakan pada, Minggu (13/6/2021), diundur kembali.

Adapun penyelenggara CFD di Kota Cilegon ada dua organisasi, yaitu Paguyuban Wirausaha Kota Cilegon (Pawon) dan Himpunan Perguron Persilatan Banten (HPPB).

Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin mengatakan pelaksanaan dipersiapkan pada 20 Juni 2021.

"Tapi kami akan melakukan evaluasi penataan pedagang, protokol kesehatan, dan pintu masuk para pengunjung," ujarnya di kantor Wali Kota Cilegon, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: CFD di Cilegon akan Kembali Dibuka Minggu Ini, Pedagang Diberlakukan Sistem Rolling

Maman mengatakan semuanya diserahkan kepada dua paguyuban itu.

"Jadi dua paguyuban tersebut harus mempersiapkannya sebaik mungkin sebelum nantinya akan kami mengevaluasi," ucap Maman.

Sekdis Disperindag Kota Cilegon Bayu Panatagama menginginkan pelaksanaan CFD Cilegon sebagai barometer contoh yang terbaik.

"Artinya, pertumbuhan ekonomi berjalan tetapi tidak mengabaikan protokol kesehatan itu prinsip. Inilah dua hal yang harus kita dorong bersama-sama," katanya.

Ketua HPPB Andre mengatakan pelaksanaan CFD diundur bukan karena Cilegon kembali zona oranye Covid-19.

Ketua Himpunan Perguron Persilatan Banten (HPPB) Andre
Ketua Himpunan Perguron Persilatan Banten (HPPB) Andre (TribunBanten.com/Khairul Maarif)

"Tetapi karena Pemkot Cilegon meminta kita mempersiapkannya dengan lebih matang," katanya.

Tidak lebih ada 13 item yang harus dipenuhi oleh HPPB dan Pawon agar pelaksanaan CFD ini dapat berlangsung.

"Insyaallah akan kami penuhi semuanya," ujarnya.

Menurut dia, ada 150 pedagang HPPB dan 500 pedagang yang bergabung Pawon Kota Cilegon.

"Nanti kami berdagangnya dengan sistem ganjil genap sebanyak 50 persen," katanya.

Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved