Breaking News:

Tokoh Desa Terate Tak Terima 3 Warganya Dituduh Selundupkan Benih Lobster: Mereka Dibohongi

Mereka menganggap para nelayan ini telah dibohongi, karena tidak mengetahui kalau bayang yang dibawa adalah benih lobster.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Ikatan mahasiswa Kramatwatu (IKM) beserta masyarakat setempat melakukan aksi solidaritas peduli terhadap tiga orang Nelayan Desa Terate yang di tangkap oleh pihak kepolisian 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sejumlah warga serta tokoh masyarakat di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Serang protes terkait ada 3 nelayan dari desanya yang ditangkap karena dituduh terlibat dalam penyelundupan benih lobster.

Mereka menilai bahwa tiga nelayan tersebut tidak bersalah.

Mereka menganggap para nelayan ini telah dibohongi, karena tidak mengetahui kalau bayang yang dibawa adalah benih lobster.

Tiga nelayan tersebut diketahui berinisial AR, MA dan JU.

Agam selaku tokoh masyarakat Desa Terate mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada 6 Mei 2021.

Baca juga: Curiga Mobil Berhenti di Bahu Jalan Tol Tangerang-Merak, Digeledah, Ditemukan 30 Ribu Benur Lobster

"Kejadiannya sudah satu bulan lalu tapi sampai saat ini belum ada kelanjutan apa-apa, dan 3 orang bandar lainnya pun belum ditangkap," ujarnya kepada TribunBanten.com, Kamis (10/6/2021).

Ia pun memaparkan kronologi penangkapan 3 warganya.

Peristiwa bermula saat pemberangkatan kapal yang diisi  oleh enam orang, 3 diantaranya adalah ialah penumpang yang membawa benih lobster, sementara 3 orang lainnya ialah nelayan Desa Terate.

"Nah saat kapal sudah menyandar di pelabuhan Lampung. tiga orang yang menyuruh ini sudah turun dari kapal duluan, dan tiga orang nelayan yang hanya sebagai kurir masih di atas kapal," ujarnya.

Baca juga: Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster Tujuan Singapura Digagalkan di Kampung Ciora Gede Cilegon

Tak lama Pol Airud Lampung datang dan menangkap tiga nelayan ini yang bahkan mereka tidak tahu yang diangkut adalah benih lobster.

karna saat transaksi penyewaan kapal tiga orang penumpang ini mengaku membawa box yang diangkut tersebut berisi ikan asin dan pakaian.

"Disini jelas bahwa 3 orang nelayan ini tidak tahu menahu bahkan ditipu dengan iming-iming uang Rp 5 juta,"

"Dari sini sudah ketahuan bahwa nelayan kita hanya dibohongi dan tidak tahu apa-apa akan hal tersebut," katanya. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved