Breaking News:

SBMPTN 2021

122 Peserta SBMPTN 2021 Gagal karena Gunakan Foto Selfie, Foto Keluarga hingga Bareng Pacar

Ada seratus lebih peserta SBMPTN 2021 yang gagal karena foto. Diantaranya ada yang gunakan foto selfie, foto keluarga, dan foto bareng pacar.

Editor: Renald
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 dengan mengenakan protokol kesehatan Covid-19 di Gedung Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/7/2020). UTBK-SBMPTN yang digelar UPI Bandung diikuti sebanyak 15.249 peserta yang dibagi dalam dua tahap, tahap I pada 5-14 Juli 2020 dan tahap II pada 20-29 Juli 2020. 

"Untuk ujian serius seperti ini. Tahun ini ya sudah, tahun depan semoga tidak ada pelanggaran," tambahnya.

Sementara, 191 peserta lainnya didiskualifikasi karena melakukan pelanggaran.

Moh Nasih mengungkapkan, beberapa pelanggaran yang dilakukan peserta seperti berbicara dengan peserta lainnya.

Sejumlah peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). Pelaksanaan tes UTBK-SBMPTN yang digelar di UNJ mulai 12 April 2021 hingga 18 April 2021 diikuti oleh 23.213 peserta seleksi dan terdapat dua sesi yang dapat dipilih oleh peserta yaitu pagi dan siang. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). Pelaksanaan tes UTBK-SBMPTN yang digelar di UNJ mulai 12 April 2021 hingga 18 April 2021 diikuti oleh 23.213 peserta seleksi dan terdapat dua sesi yang dapat dipilih oleh peserta yaitu pagi dan siang. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Ada juga yang menyontek hingga sering tengok kanan kiri saat ujian.

Bahkan, Moh Nasih mengungkapkan ada juga peserta yang membawa alat komunikasi ke dalam ruang ujian.

"Peserta saat pelaksanaan ujian melakukan ketidaksesuaian atau kecurangan, seperti ngomong dengan tetangga, nyontek, bawa alat komunikasi."

"Yang tidak sesuai (peraturan) itu harus kita diskualifikasi, 313 peserta," ungkapnya.

Meski jumlah kecurangan pada seleksi SBMPTN 2021 menurun dibandingkan tahun lalu, Moh Nasih mengungkapkan peserta tetap akan ditindak tegas.

Ia pun berharap, dalam pelaksanaan SBMPTN selanjutnya, para peserta benar-benar mengikuti peraturan yang ada.

Cara cek pengumuman hasil UTBK - SBMPTN 2021

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved