Breaking News:

Cerita Rocky Gerung Mendaki Gunung Himalaya, Tidur di Atas Kotoran Hewan Agar Tetap Hangat

Sebelum Covid-19, dirinya sedang berada di Gunung Himalaya ketinggian 6000, suhunya mencapai -20 derajat.

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Pengamat politik, Rocky Gerung saat memberikan materi diskusi di acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa juruaan Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Rabu (16/6/2021) 

Laporan wartawan TribunBanten.com Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pengamat politik, Rocky Gerung di sela-sela penyampaian materinya dalam acara seminar Nasional di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menceritakan kisahnya saat mendaki Gunung, Rabu (16/6/2021).

Rocky Gerung menyebut, mendaki Gunung sudah menjadi hobinya sejak lama.

"hobi utamanya naik gunung,"ungkapnya pada peserta seminar di sela diskusi ilmiah di aula lantai 3 FKIP Untirta di jalan raya Ciwaru no 25, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.

Sebelum Covid-19, dirinya sedang berada di Gunung Himalaya ketinggian 6000, suhunya mencapai -20 derajat.

"kalau mandi pakai minyak tanah karena aernya beku,"ujarnya.

Baca juga: Tanggapan Rocky Gerung, Fadly Zon, dan Fahri Hamzah Soal Penghentian Kegiatan FPI oleh Pemerintah

Dia juga menceritakan jika membutuhkan waktu selama 20 hari untuk sampai di lokasi dengan jalan kaki.

Untuk mengatasi hawa dingin, dia juga tidur di atas kotoran binatang yak, hewan sejenis banteng yang hidup di wilayah Himalaya.

"tidur di atas kotoran yak supaya menjaga suhu tubuh supaya panas dan tidak beku,"katanya.

Dari pengalamannya tersebut, dia memperlihatkan bahwa pada saat tertentu tidak ada bedanya antara manusia dan binatang karena dikepung oleh alam. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved