Breaking News:

Kronologi 69 Mahasiswa PKN STAN Drop Out di Tengah Pandemi Covid-19, Kini Bergulir ke Ranah Hukum

Sebanyak 69 mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN dikeluarkan atau drop out (DO).

Editor: Glery Lazuardi
prioritystan.com
Foto Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN 

Dalam petitum, mahasiswa meminta pembatalan pengumuman No. PENG-31/PKN/2021 tentang Kelulusan dan Ketidaklulusan Mahasiswa Semester Gasal Program Studi Diploma III dan Diploma IV Politeknik Keuangan Negara STAN Tahun Akademik 2020/2021 tertanggal 17 Maret 2021 khususnya Lampiran I No. 158, 292, 378, 555, 581, 590, 609, 611, 622, 647, 685, 779, 791, 803, 859, 884, 1374, 1415 dan Lampiran II No. 120.

Sementara, pihak STAN, mengatakan, mahasiswa yang di DO bukan 69 orang tapi 67 orang.

"67 orang yang DO karena nilai pada kelulusan semester ganjil tahun akademik 2020/2021," ujar Deni Handoyo, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan PKN STAN, Rabu (16/6/2021).

Terkait gugatan, pihak STAN mengaku belum menerimanya dan masih akan mempelajari.

"Kami sampaikan bahwa hingga saat ini kami belum menerima surat gugatan, jadi belum mengetahui lebih banyak tentang pokok gugatan."

"Kami akan mempelajari pokok gugatan terlebih dahulu dan mengikuti proses dan ketentuan yang berlaku di pengadilan," papar Dani.

Untuk diketahui, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud) Nadiem Makarim sudah menyatakan agar kampus tidak men-DO mahasiswa saat pandemi.

Nadiem memahami bahwa situasi pandemi Covid-19 sama sekali tidak mudah bagi mahasiswa dan keluarganya, dari sektor ekonomi ataupun akses belajar.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Direktur STAN Digugat ke PTUN Lantaran Drop Out Puluhan Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved