Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Target 1 Juta Vaksinasi Covid-19 per Hari, TNI-Polri hingga Elemen Masyarakat Terlibat

Pemerintah menargetkan memberikan vaksinasi kepada 1 juta orang per hari.

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Ketua Umum (Ketum) LDII Chriswanto Santoso, mengikuti proses vaksinasi di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin di Jakarta, Senin (14/6/2021). Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, yang akan diadakan oleh DPP LDII bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Ponpes Minhaajurrosyidiin, diberikan kepada lebih kurang 2000 santri dan pengurus pondok pesantren. 

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengatakan Presiden Joko Widodo mengamanatkan kepada pihaknya untuk menggelar vaksinasi massal.

Hingga akhirnya pihaknya menggelar
vaksinasi masal yang dilaksanakan di Padepokan Persinas ASAD, Pondok Gede, Jakarta Timur yang menargetkan 2.500 peserta.

Agar tidak berkerumun, peserta vaksinasi masal dibatasi 500 orang setiap hari selama lima hari.

“Kami memulai vaksinasi untuk menggerakkan kalangan masyarakat agar mau divaksin, sehingga krisis kesehatan ini segera berakhir. terkait kontroversi yang ada, vaksinasi itu tetap lebih baik dari pada tidak,” ujarnya.

Baca juga: Masih Jauh dari Target, Baru 139.235 Warga Kota Tangerang Menerima Vaksin Covid-19

Baca juga: Ahli Sebut EUL WHO untuk Sinovac Beri Kepastian Vaksin Aman dan Efektif

Dalam pantauan KH Chriswanto Santoso, alur vaksinasi masal jelas dan mempermudah peserta.

Beberapa minggu sebelum vaksin, peserta sudah mendaftar lewat link yang disediakan panitia.

“Menjelang hari vaksin, peserta mendapat pesan singkat jadwal giliran vaksin. Ini yang membuat vaksinasi masal tidak menimbulkan kerumunan,” ujarnya.

Sesampai di lokasi, peserta cukup membawa KTP untuk mendaftar ulang.

Sebelum divaksin, peserta dilakukan _screening_ terkait kondisi kesehatan dan penyakit penyerta oleh dokter, yang bertugas di lokasi.

“Bahkan dokter yang bertugas meminta saya menelpon dokter pribadi di Surabaya untuk mengecek kondisi medis. Alhamdulillah dokter pribadi saya mengizinkan,” ujar Chriswanto Santoso.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved