Breaking News:

Lebak Masuk Zona Oranye, PPKM Diperketat dan Tempat Wisata Kembali Ditutup

Dartim mengatakan pengetatan pembatasan aktivitas akan dilakukan di wilayah-wilayah yang berstatus zona oranye dan merah.

Dinas Kesehatan Provinsi Banten
Peta sebaran Covid-19 di Provinsi Banten per 15 Juni 2021 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak kembali memperpanjang penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro).

Keputusan tersebut diambil setelah Kabupaten Lebak kembali masuk zona oranye penyebaran Covid-19 pasca libur lebaran beberapa waktu yang lalu.

Kasatpol PP Lebak, Dartim mengatakan perpanjangan PPKM Mikro ini menindaklanjuti dari Intruksi Mendagri Nomor 13 Tahun 2021.

 

Baca juga: Klaster Liburan Jadi Penyebab Lebak kembali Zona Oranye Penyebaran Covid-19

Baca juga: Dinkes Lebak Kebut Vaksinasi, 1.000 Orang Disuntik dalam Tiga Hari

Perubahan zonasi tersebut berpengaruh langsung kepada segala aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari termasuk kegiatan wisata.

"Kalau masuk ke zona oranye dan merah otomatis tidak ada lagi kegiatan-kegiatan di objek wisata. Oleh karena itu kita tutup," ujar Dartim saat dihubungi oleh TribunBanten.com, Kamis (17/6/2021). 

Pantai Sawarna Lebak
Pantai Sawarna Lebak (Kompasiana)

Dartim mengatakan pengetatan pembatasan aktivitas akan dilakukan di wilayah-wilayah yang berstatus zona oranye dan merah.

Pihaknya pun telah melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan masing-masing untuk pengetatan pembatasan aktivitas warga ini.

"Monitoring di titik-titik pusat keramaian masih menjadi kegiatan rutin, terutama dengan perubahan status ini. Tidak menutup kemungkinan juga penerapan sanksi tegas diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved