Breaking News:

Pemuda Gangguan Mental di Pandeglang yang Dicekoki Miras Hingga Melepuh Tercatat Sebagai Pasien

Sebelumnya, pihaknya Humas RSUD Berkah Pandeglang menyebutkan korban diagnosa mengalami Sindrom Stevens-Johnson

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Istimewa
Zaenal Abidin alias Jenal (16), warga Kampung Marga Asih, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, tiba-tiba mengalami luka melepuh di seluruh tubuhnya. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang menyayangkan kasus perundungan yang dialami pemuda dengan gangguan mental, Zaenal Abidin (16).

Pemuda yang tak mempunyai ibu dan adik itu dicekoki miras hingga tubuhnya mengalami melepuh.

Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kabupaten Pandeglang, Samsudin mengatakan Zaenal Abidin tercatat sebagai pasien yang sedang ditangani oleh pihak rumah sakit terkait kondisi dirinya.

Baca juga: Remaja Gangguan Mental Dicekoki Minuman Hingga Tubuhnya Melepuh, Ibu dan Adiknya Telah meninggal

Baca juga: Pemuda di Pandeglang Melepuh Usai Tenggak Miras, Keluarga: Dia Dicekoki Orang Tak Dikenal

"Yang bersangkutan sedang dalam terapi intensif dan tercatat di Kecamatan Cimanuk," ujarnya saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Jalan Bhayangkara nomor, Pandeglang, Kamis (17/6/2021).

Samsudin menyampaikan pihaknya berencana mengecek kondisi tubuh korban usai ditangani pihak rumah sakit.

Sebelumnya, pihaknya Humas RSUD Berkah Pandeglang menyebutkan korban diagnosa mengalami Sindrom Stevens-Johnson atau alergi akibat makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Baca juga: UPDATE Tubuh Remaja di Pandeglang Melepuh Usai Dicekoki Miras, Polisi Masih Kumpulkan Bukti

Samsudin mengatakan pihaknya juga akan berkonsultasi dengan pihak dokter bedah organ dalam untuk memastikan ada tidaknya organ tubuh dalam yang mengalami luka akibat pengaruh miras tersebut.

"Kita akan coba cek dan memastikan korban dalam kondisi yang cukup baik. Tetapi sampai sekarang kami bisa pastikan penanganan ODGJ di Pandeglang sudah dilakukan secara optimal," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved