Breaking News:

Wajib Tahu! Ini Daftar Sembako Premium yang Akan Dikenakan PPN

Kementerian Keuangan mengenakan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sembako atau bahan pangan.

Editor: Glery Lazuardi
WARTAKOTA/Nur Ichsan
Ilustrasi Sembako 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian Keuangan mengenakan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sembako atau bahan pangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengenaan tarif PPN itu hanya berlaku bagi sembako kualitas premium.

Baca juga: Kata Sri Mulyani Soal Pajak Sembako, Jenis Beras Ini yang Akan Kena PPN

Baca juga: Ditjen Pajak Bantah Tudingan Memihak Orang Kaya Terkait PPN Sembako : Ini Perhitungan Ekonomi

Seperti dilansir dari akun media sosial Instagram milik Sri Mulyani, dia mencontohkan sembako yang akan dikenakan PPN di antaranya Beras Basmati, Beras Shirataki, Daging sapi Kobe, Daging sapi Wagyu.

Alasan sembako premium tersebut dikenakan PPN, kata Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, di Indonesia dijual lebih mahal, 15 kali lipat dari harga sembako biasa.

Oleh karena itu, komoditas beras lokal seperti merk Rojolele hingga Pandan Wangi akan bebas dari PPN.

Begitu pun daging sapi yang bukan kelas premium.

"Saya jelaskan pemerintah tidak mengenakan pajak sembako yang dijual di pasar tradisional yang menjadi kebutuhan masyarakat umum," ujar Sri Mulyani lewat akun instagramnya @smindrawati, dikutip Rabu (16/6/2021).

Baca juga: YLKI Sebut Rencana Penarikan Pajak dari Sembako Tidak Pantas

Baca juga: Sembako Bakal Dipajak? Ini Kata YLKI dan Penjelasan Ditjen Pajak Soal Pemberlakuan PPN

Adapun berdasarkan draft Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP), daftar sembako yang akan dikenakan PPN diantaranya:
- Beras dan gabah
- Jagung
- Sagu
- Kedelai
- Garam konsumsi
- Daging
- Telur
- Susu
- Buah-buahan
- Sayur-sayuran
- Ubi-ubian
- Bumbu-bumbuan
- Gula konsumsi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved