Breaking News:

Debt Collector Tarik Paksa Mobil Milik Pasutri, Emas 50 Gram Untuk Biayai Pengobatan Anak Ikut Raib

Korban dicegat oleh beberapa oknum debt collector untuk menarik mobilnya yang sudah menunggak 6 bulan.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
BBS via Tribun Medan
Ilustrasi debt collector menagih utang 

TRIBUNBANTEN.COM - Arogansi oknum debt collector terhada pasangan suami istri asal Padang, Sumatera Barat berujung pelaporan ke pihak kepolisian.

Korban dicegat oleh beberapa oknum debt collector untuk menarik mobilnya yang sudah menunggak 6 bulan.

Namun kala itu, pasutri bernama Loli (36) warga Kabupaten Pesisir Selatan, sedangkan suaminya bernama Dani (32) warga Kabupaten Solok Selatan tersebut hendak membeli oksigen untuk anaknya yang sedang sakit.

Dikutip dari TribunPadang, aksi oknum debt collector tersebut terjadi pada 17 Mei 2021 silam.

Korban bernama Loli bercerita, ketika itu ia sedang mengambil oksigen untuk anaknya yang sakit paru-paru.

Di tengah perjalanan, ia dicegat oleh debt collector dan mobilnya dirampas paksa.

"Anak saya ini sakit, jadi saat itu saya sedang menjemput oksigen. Ketika itulah diambil mobil saya secara tidak wajar," tuturnya dikutip dari TribunPadang.

Loli menuturkan, sang anak sangat bergantung dengan oksigen, bila tidak menggunakannya maka tubuh anaknya akan membiru.

Nahasnya, saat mobilnya ditarik, Loli menyimpan emas seberat 50 gram.

Emas tersebut ia gunakan untuk membiayai pengobatan anaknya.

Ia berharap, emas itu dapat kembali untuk biaya pengobatan anaknya, dan untuk mobil bisa dibayar lagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved