Breaking News:

Virus Corona

Covid-19 Makin Tinggi, Pilkades Serentak di 77 Desa Kabupaten Tangerang Ditunda

Keputusan itu diambil Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar setelah menggelar rapat dengan seluruh unsur Forkopimda, camat, sekretaris daerah, kadinkes

Editor: Abdul Qodir
Wartakotalive.com
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (tengah) memimpin rapat dengan seluruh unsur Forkopimda, camat, sekretaris daerah, kadinkes dan kepala puskesmas di Kabupaten Tangerang, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Perhelatan pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang yang dijadwalkan 4 Juli 2021 terpaksa ditunda menyusul makin tingginya jumlah kasus Covid-19.

Keputusan itu diambil Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar setelah menggelar rapat dengan seluruh unsur Forkopimda, camat, sekretaris daerah, kadinkes dan kepala puskesmas di Kabupaten Tangerang, Kamis (24/6/2021).

Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Wareng Gedung Setda Kabupaten Tangerang, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yakni peserta diwajibkan melakukan test swab antigen.

Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang semestinya digelar di 77 desa pada 4 Juli 2021. 

Namun, pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa itu ditunda hingga 18 Juli 2021 karena kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang sedang tinggi.

Baca juga: Bupati dan Pejabat Lebak Covid-19, Pendopo dan Empat Kantor Dinas Ditutup

Zaki menjelaskan, selain membahas Pilkades serentak, rapat juga membicarakan persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal di wilayahnya pada 29 Juni 2021.

“Kami juga membahas pelaksanaan pembelajaran tatap muka,” ujarnya.

Menurut Zaki, untuk pelaksanaan vaksinasi, ia sampaikan kepada masyarakat agar segera menghubungi puskesmas yang terdekat dari rumah, dan juga ada aplikasi yang nanti akan diinformasikan untuk melakukan pendaftaran vaksin kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, Pilkades serentak yang sejatinya digelar pada 4 Juli diundur menjadi 18 Juli 2021.

Baca juga: Cegah Klaster Pilkades Serentak di Lebak, Bupati Iti Jayabaya Larang Dangdutan

"Kita punya waktu dua minggu untuk melakukan berbagai macam upaya dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 tersebut,” ujar Zaki.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved