Breaking News:

Pegiat Sosmed Kaitkan Film Nussa Rara dengan Taliban, 'Hilang' Saat Diajak Diskusi dengan Produser

Eko Kuntadhi melalui akun Twitter-nya @eko_kutadhi malah menuding film Nussa Rara lekat dengan organisasi radikal, Taliban.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Twitter Angga Sasongko
Poster film animasi anak,Nussa yang diputar di festival film Korea Selatan,Bifan 2021 

TRIBUNBANTEN.COM - Pegiat media sosial (medsos) di Twitter, Eko Kuntadhi membuat cuitan yang kontroversial terkait film animasi anak Nussa Rara.

Diketahui, film animasi dengan karakter adik kakak bernama Nussa dan Rara diangkat ke layar lebar dengan judul Nussa.

Film Nussa ini bahkan diundang untuk bisa diputar di festival film Korea Selatan, Bucheon Int'l Film Festival (Bifan) 2021 dan digadang sebagai film animasi anak terbaik se-Asia.

Namun, bukannya bangga, Eko Kuntadhi melalui akun Twitter-nya @eko_kutadhi malah menuding film tersebut lekat dengan organisasi radikal, Taliban.

Dalam cuitannya itu, ia mempermasalahkan soal pakaian yang dipakai Nussa dan juga Rara.

Baca juga: Blackpink Rencanakan Rilis Film BLACKPINK: The Movie, Diputar di 100 Negara Termasuk Indonesia

Dan, dengan entengnya Eko menuding kalau Nussa dan Rara adalah representasi dari anak-anak di Afganistan, hanya karena bajunya.

"Apakah ini foto anak Indonesia? Bukan. Pakaian lelaki sangat khas Taliban. Anak Afganistan.

Tapi film Nusa Rara mau dipromosikan ke seluruh dunia. Agar dunia mengira, Indonesia adalah cabang khilafah. Atau bagian dari kekuasaan Taliban.

Promosi yg merusak!"

Cuitan pegiat medsos, Eko Kuntadhi yang menuding film Nussa Rara lekat dengan Taliban
Cuitan pegiat medsos, Eko Kuntadhi yang menuding film Nussa Rara lekat dengan Taliban (Capture Twitter @eko_kuntadhi)

Tentu cuitan itu mendapat beragam reaksi dari berbagai pihak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved