Breaking News:

Warga Desa Lontar Nobar Film 'Wong Miyang', Obati Kerinduan para Nelayan Tentang Tradisi Ruwat Laut

Penayangan film dokumenter syukuran laut atau ruwat laut berjudul Wong Miyang mengobati kerinduan masyarakat nelayan tentang tradisi

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Warga Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang sedang nonton bareng film dokumenter syukuran laut atau ruwat laut berjudul Wong Miyang 

"Adapun kepala kerbau bisa diganti nantinya dengan aci atau tepung supaya ikan bisa kumpul,"ujarnya.

Ada nilai yang terkandung dan nilai itu yang harus dilestarikan.

"karena nilai itu hari ini menjadi perdebatan, ada mata rantai yang terputus, ada nilai tradisi, adat, untuk lingkungan, alam dan sekitar inilah yang harus dikembalikan,"tambahnya.

Menurut Yadi, dirinya juga sudah menyampaikan pada Balai Pelestari Nilai Budaya (BPNB) di bawah naungan Direktorat Jendral Pengembangan Kebudayaan.

"Mudah-mudahan tahun ini atau tahun  depan tradisi ritus ruwat laut menjadi tradisi warisan tak benda di Kabupaten Serang termasuk Wayang Garing,"ungkapnya.

Dia juga berpesan pada masyarakat barang siapa yang menjaga tradisi InsyaAllah tradisi itu akan mensejahterakan masyarakatnya.

"ini langkah awal karena digagas oleh pemuda tahun depan semoga bisa dibiayai oleh pemerintah daerah,"ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved