Breaking News:

Virus Corona di Banten

Cerita Nakes di Tangsel Alami Kelelahan Fisik dan Mental Tangani Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan tenaga kesehatan di wilayahnya mengalami kelelahan fisik dan mental.

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, di ruang tamu VIP Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (16/4/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan tenaga kesehatan di wilayahnya mengalami kelelahan fisik dan mental.

Kelelahan fisik dan mental dialami karena tidak berhenti menangani pasien positif Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan.

Pada Senin (28/6/2021) kemarin, warga Tangsel yang terpapar Covid-19 sebanyak 1.264 orang.

Mereka dirawat di rumah sakit, isolasi mandiri di rumah masing-masing hingga isolasi terpusat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel.

"Ya kewalahan, sudah kelelahan secara fisik dan secara psikis kali ya," ujar Benyamin di rumah dinasnya, Jalan Sunburst CBD, Lengkong Gudang, Serpong, Senin (28/6/2021).

Baca juga: RESMI! Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 12-17 Tahun Bisa Segera Dilakukan

Baca juga: Kronologi Gubernur Banten Wahidin Halim Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Ajudan

Bukan hanya lelah, para nakes juga ikut terpapar virus ganas itu.

Benyamin belum mendapat laporan terbaru, namun seingatnya sudah ada 40 lebih nakes yang terpapar Covid-19.

Bahkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tangsel, yang juga menjabat Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tangsel, Imbar Umar Gazali meninggal dunia karena Covid-19.

"Ya pasti ada saja risiko nakes, seperti dr Imbar bagaiman beliau terkena dan akhirnya meninggal."

"Berapa banyaknya saya belum dapat laporan, tapi kalau dijumlah semua pernah saya dilaporkan dinas itu kurang lebih 40 yang kena covid dengan ada yang OTG, ringan," papar Benyamin.

Menyadari kondisi seperti itu, Benyamin seperti tak bisa berbuat apa-apa.

Baca juga: Tak Bergejala, Gubernur Banten Wahidin Halim Tetap Berolahraga Meski Positif Covid-19

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim Positif Covid-19, Jubir : Beliau Masuk Kategori OTG

Orang nomor satu di Tangsel itu hanya mengatir agar para nakes bisa bekerja dibagi menjadi tiga waktu pembagian kerja.

Namun demikian, jumlah nakespun tidak cukup banyak untuk berbagi waktu.

"Kita bikin dua shift, syukur bisa tiga shift. di puskesmas di rumah sakit digilir terus saja. Cuma kan persoalannya dokter paru cuma berapa kita, dokter penyakit ada berapa, dokter anak juga kita perlu nih belakangan ini. Kalau dokter umum kita gilir terus," kata dia.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Nakes di Tangsel Kelelahan Fisik dan Mental Tangani Kasus Covid-19 yang Terus Melonjak

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved