Breaking News:

2 Warga Pandeglang Tertimbun

Warga Pandeglang Tertimbun Lubang Sedalam 28 Meter di Babel, Keluarga Kehilangan Kontak

Wardy menjelaskan pihak keluarga saat ini sedang berkumpul dan berusaha berangkat ke Bangka Belitung untuk mengetahui nasib Naryo.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
dokumentasi Polsek Kampit via Bangka Pos
Dua warga asal Pandeglang, Banten, tertimbun di lokasi tambang timah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, Selasa (29/6/2021). 

Petugas Sesak Begitu Coba Masuk Lubang untuk Selamatkan Korban

Andri dan Naryo merupakan warga asal Pandeglang Banten yang mengalami kecelakaan tambang saat memasang alat pengisap air di lubang dengan kedalaman 28 meter.

Kejadian itu terjadi di Desa Mayang, Kecamatan Kampit, Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/6/2021) siang

Di Belitung Timur, kedua warga Pandeglang itu tinggal di Dusun Penirukan, Desa Mayang, Kepala Kampit.

Baca juga: Cerita Ijang Pemburu asal Sukabumi: Berhasil Selamat Usai Terjebak di Lubang 35 Meter Selama 3 Hari

Tim SAR Gabungan yang mencari korban di izin usaha pertambangan (IUP) PT Menara Cipta Mulia (MCM) bekerja mulai pukul 10.00 WIB, Senin kemarin.

Hingga pukul 17.00, Senin (28/6/2021), Tim SAR gabungan belum menemukan kedua korban.

"Pencarian dilanjutkan besok," ujar Danpos Basarnas Belitung, Rahmatullah Hasyim, Senin kemarin.

Proses pencarian korban dilanjutkan pada Selasa (29/6/2021) hari ini karena mempertimbangkan debit air.

Menurut Hasyim, pada Senin, kemarin, pihaknya sudah menyedot air, tetapi tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Edan! Komplotan Pencuri Bobol 5 Toko Sekaligus dengan Gali Lubang Bawah Tanah, Sempat Minum

Kendala yang dihadapi adalah sulit menuju lokasi korban karena berbentuk terowongan berdiameter kurang dari 1 meter.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved