Breaking News:

2 Warga Pandeglang Tertimbun

Warga Pandeglang Tertimbun Lubang Sedalam 28 Meter di Babel, Keluarga Kehilangan Kontak

Wardy menjelaskan pihak keluarga saat ini sedang berkumpul dan berusaha berangkat ke Bangka Belitung untuk mengetahui nasib Naryo.

dokumentasi Polsek Kampit via Bangka Pos
Dua warga asal Pandeglang, Banten, tertimbun di lokasi tambang timah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, Selasa (29/6/2021). 

"Ada enam penambang, dua orang di antaranya diduga tertimbun," kata AKP Morhan kepada posbelitung.co, Minggu.

Lubang tambang tempat korban terkubur adalah lokasi tambang aktif.

Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Bekas Galian Tambang di Cilegon, Ada Luka Benda Tumpul di Wajah

Pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB, ada enam penambang yang masuk ke dalam lubang tambang untuk memasang alat pengisap air.

Mereka adalah Hardi, Andri, Naryo, Wirya, Juhedi, dan Asep.

Mereka dibagi ke tiga ring lubang.

Ring pertama dengan kedalaman 13 meter, dijaga Hardi dan Asep. Ring kedua di kedalaman 20 meter dijaga oleh Juhedi dan Wirya.

Lalu di ring ketiga dengan kedalaman 28 meter dijaga Naryo dan Andri.

Baca juga: Takjub, Kakek 80 Tahun Ini Ditemukan Selamat Setelah 5 Jam Tertimbun Tanah Longsor di Sumedang

"Dari keterangan saksi, pada pukul 12.00 WIB saat Naryo dan Andri memasang alat pengisap air, tiba-tiba dari dalam lubang terpancar air yang sangat deras sehingga membuat dua orang itu tidak bisa menyelamatkan diri," ucap Morhan.

Adapun Juhedi dan Wirya yang berada di ring kedua, terpental ke luar akibat empasan angin dari dalam lubang dan bisa diselamatkan.

"Belum diketahui bagaimana keadaan korban. Saat ini masih dilakukan olah TKP dan upaya pencarian korban," kata Morhan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved