Breaking News:

Virus Corona di Banten

Angka Kematian Covid-19 di Lebak Meningkat Tajam, Dinkes: 5-6 Orang Meninggal dalam Seminggu

Dari sisi usia, kasus pasien Covid-19 meninggal di Lebak di atas 40 tahun dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Kolase Tribunnews.com
Update Covid-19, hari ini rekor tertinggi sepanjang pandemi Covid-19 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Angka kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Lebak meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mencatat, pasien Covid-19 meninggal di Lebak per 15 Juni 2021 sebanyak 70 orang.

Jumlah itu meningkat tajam hingga 92 orang atau bertambah 22 orang pada Selasa 29 Juni 2021 atau dalam dua pekan.

Kenaikan angka kematian di Lebak terbilang tinggi jika dibandingkan tujuh kabupaten/kota lain di Provinsi Banten.

Baca juga: Masuk Zona Merah dan Kasus Covid-19 Anak Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka di Lebak Ditunda

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Dinkes Kota Tangsel Minta Puskesmas Terima Pasien Corona

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Triyatno Supiyono mengatakan angka kematian pasien Covid-19 di Lebak berkembang cukup pesat apabila dilihat dari data penyebaran kasus terkonfirmasi positif di Banten.

Dari sisi usia, kasus pasien Covid-19 meninggal di Lebak di atas 40 tahun dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Cukup tinggi, dalam satu minggu itu kita yang meninggal 5-6 bahkan 7-8 orang. Biasanya kita yang meninggal itu satu terus, dan ini terjadi kenaikan grafik," ujar Triyatno saat dihubungi, Rabu (30/6/2021).

Ia menjelaskan, pasien Covid-19 yang dirawat dengan memiliki kormobid secara tidak langsung menyerang imun tubuhnya hingga membuat meninggal dunia.

Baca juga: Pemicu Lebak jadi Zona Merah Covid-19, Mulai Klaster Perkantoran Sampai Bupati

Baca juga: Peserta Gebyar Vaksinasi Massal di Kota Serang Pingsan

"Kebanyakan mereka yang meninggal lantaran penyakit bawaan atau komorbidnya yang diserang virus membuat pasien tak dapat bertahan dengan virus yang bereaksi pada tubuhnya," terangnya.

Ia menambahkan, guna menekan penyebaran virus Corona dan angka kematian itu, Dinas Kesehatan Kabupaten berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di masyarakat.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved