Breaking News:

Kantor Pemkot Tangsel Lockdown, Benyamin Davnie dan Wakilnya Tak Ngantor Sampai Pertengahan Juli

Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan dilockdown. Upaya lockdown itu dilakukan mengingat banyaknya karyawan Pemkot banyak yang terpapar Covid

Editor: Glery Lazuardi

"Makanya kita kerjanya arahan Pak Wali 25%, 75% di rumah. Untuk Pol PP sama Dishub 100% di lapangan," ujarnya.

Pilar sendiri belum mengetahui pasti karyawannya yang terpapar Covid-19, namun menurutnya jumlahnya cukup banyak.

"Wah banyak, di Bappeda saja kalau tidak salah ada 13 orang," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Banten 29 Juni: Total 58.336 Orang Positif, Kota dan Kabupaten Tangerang Zona Merah

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Baru 15,23% dari Target 181 Juta, Banten Menyasar 200 Ribu Orang

Sementara, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, juga mengonfirmasi hal lockdown balai kota itu.

"Enggak lockdown total sih, cuma memang beberapa OPD itu hanya menyisakan pegawai tata usaha saja karena ada penularan," ujar Benyamin melalui sambungan telepon.

Benyamin mengatakan, setidaknya ada delapan organisasi perangkat daerah (OPD) yang sejumlah karyawannya terpapar Covid-19.

"Enggak, enggak semua OPD, Bappeda, Lingkungan Hidup, terus bagian hukum, bagian organisasi, pemerintahan, apa lagi ya, lupa saya. Ada kurang lebih delapan apa ya, delapan OPD," papar Benyamin.

Benyamin menduga karyawannya terpapar Covid-19 usai turun ke lapangan dan menrima tamu.

"Iya, habis turun ke lapangan, terus kemudian nerima tamu. Kaya Bappeda itu mereka kan lagi menyelesaikan penyusunan APBD, disinyalir kaya gitu," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Banyak Pegawai Terpapar Covid-19, Balai Kota Tangsel Lockdown

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved