Breaking News:

Virus Corona di Banten

Masuk Zona Merah dan Kasus Covid-19 Anak Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka di Lebak Ditunda

"Kita lihat sekarang, belum sekolah tatap muka saja sudah banyak yang terpapar dari keluarganya," ujarnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
SHUTTERSTOCK/sumroeng chinnapan Via Kompas.com
Ilustrasi pasien anak yang dirawat dengan infeksi virus corona. Gejala Covid-19 pada anak-anak sebagian besar lebih ringan. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak merekomendasikan penundaaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Lebak. 

Hal itu dikarenakan lonjakan kasus Covid-19 di Lebak hingga menjadi wilayah zona merah dengan tingkat risiko penularan tinggi. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah mengatakan dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim beberapa waktu lalu mengatur wilayah yang masuk zona merah tidak dapat melaksanakan PTM pada Juli ini.

Baca juga: Pemicu Lebak jadi Zona Merah Covid-19, Mulai Klaster Perkantoran Sampai Bupati

"Kalau sudah begini secara otomatis akan kami tunda. Karena acuan kami dengan pusat. Jadi, untuk tahun ajaran baru ini, kami akan tunda sementara waktu," kata Firman saat dihubungi, Rabu (30/6/2021).

Ilustrasi pembeli sedang membeli seragam sekolah di toko
Ilustrasi pembeli sedang membeli seragam sekolah di toko (TRIBUNBANTEN/AMANDAPUTRIKIRANA)

Selain masuk zona merah, penundaan PTM ini juga dikarenakan tingginya kasus Covid-19 dari kelompok anak.

Hal ini berisiko tinggi pada siswa jika PTM tetap dilaksanakan di sekolah.

"Kita lihat sekarang, belum sekolah tatap muka saja sudah banyak yang terpapar dari keluarganya," ujarnya.

"Ini kan menunjukkan bahwa apabila tetap kita paksakan, maka akan terjadi penularan lebih luas lagi," sambungnya.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Ungkap Karyawannya Sembuh Covid-19 Disarankan Menteri BUMN Erick Thohir Minum Ini

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi, mengatakan pelaksanaan PTM akan kembali ditunda hingga Kabupaten Lebak keluar dari zona merah.

"Ya kemungkinan besar PTM akan kami tunda sementara waktu," ujarnya saat dihubungi.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menunjukan ada tambahan kasus Covid-19 sebanyak 135 orang dalam sehari terakhir pada Selasa, 29 Juni 2021. 

Dengan tambahan itu, total kasus Covid-19 di Lebak sebanyak 4.557 orang.

Baca juga: Roger Danuarta Terpapar Covid-19 Seusai Anak Sakit, Cut Meyriska: Aku Harus Banyak Bersabar

Dari jumlah itu, sebanyak 895 orang dirawat, 3.570 orang sembuh dan 92 orang meninggal.

Dari total 4.557 orang terkonfirmasi postifi Covid-19 di Lebak, sebanyak 479 orang di antaranya adalah anak-anak.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved