Breaking News:

Virus Corona di Banten

PTM di Kabupaten Serang Juga akan Ditunda, Wabup: Tak Memungkinkan Meski Masuk Sekolah Bergilir

Ia pun mengkhawatirkan PTM justru akan menjadi boomerang bagi siswa jika PTM tetap dilaksanakan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunnewsWiki.com
ILUSTRASI aturan baru di sekolah, di tengah wabah virus corona ---- Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kabupaten Serang tengah mengkaji ulang rencana pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah pada 22 Juli ini, menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Namun, opsi Pemkab Serang cenderung untuk menunda PTM mengingat kenaikan kasus Covid-19 di masyarakat pada saat ini terbilang tinggi.

"Kita akan kaji ulang lebih dahulu hal ini dan pertimbangan saya, PTM ini ada kemungkinan kita tunda terlebih dahulu," ujar Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa saat ditemui di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang, Rabu (30/6/2021).

Pandji menjelaskan pihaknya akan mengambil keputusan terkait PTM ini dengan mengutamakan keselamatan para siswa atau peserta didik di Kabupaten Serang.

Namun, ia mengakui belum ada solusi lain agar PTM tetap bisa dilaksanakan dengan kondisi Covid-19 saat ini. 

Baca juga: Masuk Zona Merah dan Kasus Covid-19 Anak Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka di Lebak Ditunda

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Tangerang, Sekolah Tatap Muka Batal Digelar

"Walaupun nantinya dengan sistem bergilir dan secara terbatas, tetapi dalam kondisi saat ini memang kurang memungkinkan," katanya.

Ia pun mengkhawatirkan PTM justru akan menjadi boomerang bagi siswa jika PTM tetap dilaksanakan.

"Karena kita saat ini dalam posisi sudah dikepung oleh kasus Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Banten Mendadak Tunda Penerimaan CPNS Hingga September

Baca juga: 4 Kota/Kabupaten di Banten Berstatus Zona Merah Covid-19

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menyetujui jika Bupati Serang menunda pelaksnaan PTM.

Sebab, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Serang dan daerah sekitarnya terbilang luar biasa.

"Dalam hal ini pun saya sepakat dengan adanya penundaan PTM," ujarnya. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved