Breaking News:

Virus Corona

Satgas Sebut Ada 3 Provinsi yang Berkontribusi Atas Peningkatan Kasus Covid -19, Daerah Mana Saja?

Tiga provinsi disebut sebagai wilayah yang berkontribusi besar terkait kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini.

SHUTTERSTOCK/FunKey Factory
Ilustrasi pasien virus corona, pasien Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM - Tiga provinsi disebut sebagai wilayah yang berkontribusi besar terkait kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini.

Melansir Tribunnews, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyebut, tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, sama-sama berkontribusi besar pada kenaikan kasus Covid-19.

Baik pada puncak pertama maupun puncak kedua pandemi di Indonesia. 

Adapun Sulawesi Selatan yang turut berkontribusi pada puncak pertama, tidak kembali berkontribusi di puncak kedua dan posisinya digantikan oleh Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: Masuk Zona Merah dan Kasus Covid-19 Anak Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka di Lebak Ditunda

Menurut Wiku, penting untuk diperhatikan bahwa tiga provinsi di Pulau Jawa ini konsisten menjadi penyumbang tertinggi pada kedua puncak kasus yang terjadi sepanjang pandemi.

Tentu, segala upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan efektif bila masyarakat abai dan lengah menjaga dirinya dari potensi tertular dan menularkan orang lain.

“Masyarakat, terutama di ketiga Provinsi ini harus berkontribusi dalam menekan lonjakan kasus Covid-19. Upaya penanganan adalah upaya kolektif. Untuk itu, inisiatif masyarakat dalam menekan dan mengendalikan kasus menjadi sangat penting,” kata Wiku dalam keterangannya, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Pemicu Lebak jadi Zona Merah Covid-19, Mulai Klaster Perkantoran Sampai Bupati

Wiku melanjutkan, jika terpapar, mengalami gejala Covid atau memiliki kerabat yang terkena Covid, jujurlah dengan segera melapor kepada ketua RT setempat agar segera ditindaklanjuti 
oleh Puskesmas. 

"Jangan khawatir jika petugas tracing datang untuk melacak kontak erat, dan jangan takut di-swab karena hal ini perlu dilakukan agar kasus positif ditangani dengan cepat sehingga tidak bertambah parah," ungkap Wiku.

Masyarakat juga harus terus meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved