Breaking News:

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Pemerintah Pusat-Daerah Diminta Bantu Subsidi

Pemerintah daerah dan pusat diminta berperan menanggung beban harga jual listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Editor: Glery Lazuardi
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Sumur Batu, Kota Bekasi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah daerah dan pusat diminta berperan menanggung beban harga jual listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Hingga saat ini, harga jual listrik dari PLTSa lebih tinggi dibandingkan dengan pembangkit lain.

Marwan Batubara Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRES), mengatakan harga listrik yang dihasilkan PLTSa perlu disubsidi pemerintah.

Menurut dia, tarif listrik dari PLTSa lebih tinggi karena faktor investasi yang lebih besar serta teknologi pembangkitnya lebih mahal.

PT PLN (Persero) membeli listrik yang dihasilkan dari PLTSa seharga 13,35 sen dolar AS per kWh atau setara Rp 1.800/kWh.

Harga pembelian listrik tersebut disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

“Saya kira kalau sudah nanti tarif (PLTSa) tinggi dan kemudian Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus menaikan tarif listrik, ujung ujungnya kan kita rakyat ini yang akan menanggung. Nah di sisi lain, PLN itu kapasitas pembangkitnya sudah berlebihan di Jawa,” kata dia, dalam keterangannya kepada wartawan Kamis (1/7/2021).

Baca juga: PLN Padamkan Listrik di Kota Serang pada Kamis 1 Juli 2021, Ini Lokasi Terdampak

Baca juga: Info Pemadaman Listrik PLN Kota Serang Selasa 29 Juni 2021, Berikut Lokasi Terdampaknya

Adapun biaya pokok penyediaan tenaga listrik (BPP) PLN pada Januari - Mei 2021 tercatat senilai Rp1.277 per KWh.

Pada tahun lalu, rata-rata BPP PLN sebesar Rp1.322 per KWh.

Dengan begitu tampak jelas, harga beli listrik dari PLTSa masih jauh lebih mahal di atas rata-rata biaya pokok penyediaan listrik PLN.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved