Breaking News:

Virus Corona di Banten

Satgas Covid Lebak Prioritaskan Vaksinasi Orang Dewasa Dibandingkan Anak Usia 12-17 Tahun

Juru Bicara Satgas Covid-19, Firman Rahmatullah mengatakan saat ini vaksinasi untuk anak-anak di Lebak belum diperlukan.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi vaksinasi 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kementerian Kesehatan akan memulai melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 12-17 tahun pasca-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat (EUA) pada vaksin Sinovac pada anak usia tersebut.

Kasus Covid-19 pada kelompok anak di Kabupaten Lebak terbilang tinggi.

Dari 4.631 kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak per 30 Juni 2021, sebanyak 557 orang di antaranya adalah anak-anak.

Sebagian besar anak itu terkonfirmasi positif Covid-19 akibat terpapar dari anggota keluarga dan teman bermain.

Namun, Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak saat ini lebih memprioritaskan vaksinasi Covid-19 kepada orang dewasa atau di atas 17 tahun.

Baca juga: RESMI! Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 12-17 Tahun Bisa Segera Dilakukan

Baca juga: Gawat! 181 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Kabupaten Lebak Kekurangan Nakes

Juru Bicara Satgas Covid-19, Firman Rahmatullah mengatakan saat ini vaksinasi untuk anak-anak di Lebak belum diperlukan.

"Kalau untuk itu, kami belum membutuhkan sekali. Karena untuk masyarakat saja, kami masih kurang, ini disuruh mikirin anak-anak lagi," ujarnya saat ditemui di Rangkasbitung, Lebak, Kamis (1/7/2021).

Firman menerangkan, sebagian besar anak yang tekonfirmasi Covid-19 tertular dari orang tuanya.

Oleh karena itu, vaksinasi Covid-19 dalam menangani pandemi virus Corona akan lebih efektif dengan memberikan vaksin terhadap orang dewasa. 

Baca juga: Masuk Zona Merah dan Kasus Covid-19 Anak Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka di Lebak Ditunda

"Anak-anak itu /mereka tertular dari orang tuanya. Dan kalau begitu yang salah siapa? Makanya, kami harus putus dulu di orang tuanya atau masyarakat umum, baru nanti kita bicara untuk anak," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan surat edaran bernomor HK.02.02/I/1727/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun.

"Sesuai dengan asupan dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan persetujuan penggunaan Vaksin COVID-19 produksi PT Bio Farma (Sinovac) untuk kelompok usia >= 12 tahun dari BPOM tertanggal 27 Juni 2021, maka vaksinasi dapat diberikan bagi anak usia 12-17 tahun,"jelas bunyi surat edaran tersebut seperti dikutip, Kamis (1/7/2021).

Bagi anak yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 hanya disyaratkan membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen lain yang mencantumkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) anak.

Pada anak-remaja usia 12-17 tahun, mekanisme screening, pelaksanaan, dan observasi sama seperti vaksinasi pada usia dewasa. Pencatatan dalam aplikasi PCare vaksinasi masuk ke dalam kelompok remaja.

 Adapun dosis pemberian vaksin Covid-19 Sinovac pada anak usia 12-17 tahun yakni 0,5 ml sebanyak dua kali pemberian dengan jarak atau interval minimal 28 hari.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved