Breaking News:

Direktur RSUD Banten Angkat Bicara soal Ratusan Nakes Belum Dapat Insentif Covid-19 selama 9 Bulan

Bahkan, besaran insentif perawat dari Kementerian Kesehatan yang pernah diterima hanya sekitar 50 persen dari janji Rp 7,5 juta.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Instagram @hariankopas
Viral video tenaga kesehatan menangis melihat rekan seperjuangannya gugur karena Covid-19 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ratusan tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Banten disebutkan belum menerima insentif selama sembilan bulan.

Direktur RSUD Banten, Danang Hamsah Nugraha melalui Humas RSUD Banten, Sri, tak membantah hal itu.

Menurut Sri, saat ini pembayaran intensi ratusan nakes tersebut masih dalam tahap proses administrasi pihaknya.

"Pesan dari bapak direktur bahwa sedang proses administrasi dan verifikasi internal," ujar Sri melalui pesan singkat, Jumat (2/7/2021).

Sri menjelaskan, Direktur RSUD Banten Danang Hamsah Nugraha belum bisa menjelaskan masalah ini secara langsung ke media karena sedang sakit.

"Ini direktur menyampaikan permohonan maaf, karena sedang tidak fit," terangnya.

Baca juga: Curhat Tenaga Medis di Cilegon, Belum Dapat Dana Intensif Penanganan Covid-19

Baca juga: Gawat! 181 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Kabupaten Lebak Kekurangan Nakes

Sebelumnya, seorang tenaga kesehatan RSUD Banten yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dirinya dan lebih 100 nakes di rumah sakit tempatnya bekerja belum mendapat intensi penanganan pasien Covid-19 selama sembilan bulan.

RSUD Banten di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (2/7/2021).
RSUD Banten di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (2/7/2021). (Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin)

"Kami merawat pasien Covid-19 mulai awal 2020. Awal tahun kemarin lancar, tapi dari Oktober 2020 sampai sekarang belum menerima insentif," ujarnya kepada TribunBanten.com, Kamis (1/7/2021) malam.

Bahkan, besaran insentif perawat dari Kementerian Kesehatan yang pernah diterima hanya sekitar 50 persen dari janji Rp 7,5 juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved