Breaking News:

Penerapan PPKM Darurat, Pilkades Serentak di 144 Desa Kabupaten Serang Ditunda

Perhelatan pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak di Kabupaten Serang yang sedianya dijadwalkan 11 Juli 2021 terpaksa ditunda

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Ratusan Bakal calon Pilkades 2021 di Kabupaten Serang mengikuti tes tertulis, Rabu (16/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Perhelatan pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak di Kabupaten Serang yang sedianya dijadwalkan 11 Juli 2021 terpaksa ditunda.

Keputusan itu diambil Sekda Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri setelah menggelar rapat dengan seluruh unsur Forkopimda, camat, kadinkes, kepala DPMD, perwakilan Polres dan Kodim di Kabupaten Serang, Jumat (2/7/2021).

Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Brigjen KH Syam'un Gedung Setda Kabupaten Serang, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Namun, pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa itu ditunda hingga 1 Agustus 2021 karena kasus Covid-19 di Kabupaten Serang yang terus meningkat.

Baca juga: Pilkades Serentak di Kabupaten Pandeglang Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19

Entus menjelaskan, penundaan tersebut selain demi keselamatan masyarakat juga atas dasar Intruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, Pilkades serentak yang sejatinya digelar pada 11 Juli diundur menjadi 1 Agustus 2021.

"Situasi perkembangan covid-19 di wilayah Kabupaten Serang cenderung naik. Kemudian tidak kalah penting adanya kebijakan pemerintah pusat," ujarnya.

"Kabupaten Serang yang kini berada di level 3 zona oranye, kondisi ini harus disikapi dengan baik, untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat," jelasnya Entus.

Baca juga: Pilkades Serentak Kabupaten Serang, Tim Terpadu Lakukan Pemetaan untuk Mengantisipasi Konflik

Keputusan diundurnya pelaksanaan pilkades ini, kata dia, adalah keputusan terbaik, untuk membantu menekan terjadinya klaster baru.

Meski ditundanya pelaksanaan pilkades ini tidak akan mengulang tahapan yang sudah dilaksanakan.

”Kita hanya tinggal dua tahapan lagi yaitu masa kampanye dan hari pemilihan," jelas Entus.

Dengan adanya keputusan penundaan pilkades serentak, kata dia, mempunyai waktu sebagai upaya menekan penyebaran covid-19 yang dimulai dari pelaksanan vaksinasi olen calon kades dan menata ulang tempat pemungutan suara (TPS).

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved