Breaking News:

PPKM Darurat Berlaku Mulai 3 Juli, Wali Kota Tangsel Siapkan Sanksi untuk Warga yang Melanggar

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mempertimbangkan memberikan sanksi kepada pelanggar PPKM Darurat di Tangerang Selatan

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengutarakan kekhawatirannya lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mempertimbangkan memberikan sanksi kepada pelanggar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Tangerang Selatan.

Benyamin Davnie berpedoman pada Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 13 tahun 2020, yang ditandatangani Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

"Sanksi bagi pelanggar, ini akan kami diskusikan. Sementara kami berpedoman kepada Peraturan Wali Kota nomor 13 tahun 2020 yang lalu," ujar Benyamin, di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: 14 Poin Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali: WFH 100 Persen, Mal Tutup

Baca juga: Tangsel Akan Terapkan PPKM Darurat, Perkantoran Non Esensial Wajib 100 Persen WFH

Pada Perwal tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) itu, tercantum sejumlah sanksi berbagai tingkatan dari teguran hingga pencabutan izin.

"Di situ ada sanksi dari mulai peneguran lisan, tertulis sampai pada pencabutan izin kalau dia berkaitan dengan pelaku tempat usaha," ujar Benyamin.

Seperti diberitakan sebelumnya, PPKM Darurat diterapkan pada 3-20 Juli 2021.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Jangan Main-main, Wali Kota Ancam Sanksi Warga Tangsel yang Nekat Melanggar PPKM Darurat

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved