Breaking News:

Virus Corona di Banten

Wahidin Halim Paparkan Situasi Terkini Kasus Covid-19 di Banten Jelang Pemberlakuan PPKM Darurat

Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan kondisi terkini di Banten jelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Editor: Glery Lazuardi
Tangkapan layar Instagram @wh_wahidinhalim
Gubernur Banten Wahidin Halim di rumah dinasnya, Jumat (2/7/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan kondisi terkini di Banten jelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pemerintah pusat menerapkan PPKM di 122 Kota/Kabupaten di 7 Provinsi di Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021.

Menurut Wahidin Halim, Provinsi Banten dan Pulau Jawa dalam kondisi darurat Covid-19.
Untuk itu, kata dia, harus ada soliditas antar Pemerintah Daerah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Diperlukan soliditas antar Pemerintah Daerah dalam melaksanakan langkah-langkah bersama," ungkapnya, dalam keterangan yang diterima wartawan, pada Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim Unggah Video Berdurasi 41 Detik di Akun Instagramnya, Apa Isinya?

Baca juga: Sempat Terpapar Covid-19, Gubernur Banten Wahidin Halim Lega Hasil Swab PCR Menyatakan Negatif

Menurut dia, pelaksanaan PPKM Darurat untuk memotong penyebaran Covid-19 dari kehidupan masyarakat.

"Apa yang Bupati/Walikota lakukan sudah maksimal. Tapi sekarang kita menghadapi problem baru dengan varian virus baru, kondisi rumah sakit dan permasalah komplek lainnya," jelasnya.

"Kondisi Banten, Pulau Jawa sudah darurat. Kita dorong masyarakat untuk disiplin dalam penerapan Prokes. Ini satu hal wajib sebagai warga negara dan menjadi tanggung jawab kepala daerah," ujarnya.

Dikatakan, penutupan tempat wisata dan pusat perbelanjaan sebagai pilihan pahit yang harus diambil.
Dukungan TNI dan Polri sangat diperlukan.

Gubernur juga menugaskan jajaran Kantor Kementerian Agama Provinsi Banten hingga Kabupaten/Kota serta Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten hingga Kabupaten/Kota untuk melakukan sosialisasi Protokol Kesehatan dan pelaksanaan PPKM Darurat di Provinsi Banten kepada para tokoh agama dan masyarakat.

Diungkapkan, di Provinsi Banten daerah yang masuk Zona Merah Kategori 4 adalah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Serang.

Sementara daerah yang masuk Zona Merah Kategori 3 adalah Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Lebak.

Baca juga: Sempat Terpapar Covid-19, Begini Kondisi Terkini Gubernur Banten Wahidin Halim

Baca juga: Kronologi Gubernur Banten Wahidin Halim Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Ajudan

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti melaporkan kondisi terkini pandemi Covid-19 di Provinsi Banten.

"Saat ini positif rate di Provinsi Banten mencapai 5,44%," ungkapnya.

Diakui Ati, saat ini kemampuan beberapa laboratorium gratis melemah karena semakin menipisnya persediaan alat untuk tes swab antigen dan PCR. Namun hal itu akan segera diatasi karena Provinsi Banten akan mendapatkan bantuan 100 ribu alat rapid antigen dari Kementerian Kesehatan.

Dijelaskan pula, untuk mengurangi penyebaran dan penularan Covid-19, daerah Zona Merah Kategori 3 akan diperlakukan sama dengan daerah Zona Merah Kategori 4.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved