Breaking News:

PPKM Darurat, KAI Batasi Jumlah Penumpang, Hanya Jual 50 hingga 70 Persen Tiket Kereta

Kereta Api Indonesia (KAI) akan melakukan pembatasan pada jumlah penumpangnya agar tercipta physical distancing.

Editor: Amanda Putri Kirana
Dok Humas KAI
Protokol kesehatan di kereta api jarak jauh 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah pusat resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

PPKM Darurat berlaku mulai 3  sampai 20 Juli 2021 di jawa dan bali untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

Demikian, Kereta Api Indonesia (KAI) akan melakukan pembatasan pada jumlah penumpangnya agar tercipta physical distancing.

Melansir Tribunnews.com, untuk tempat duduk kereta api jarak jauh, pihak KAI hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari keseluruhan kapasitas maksimal.

Baca juga: KAI Commuter Lakukan Tes Acak Covid-19, Hasilnya Puluhan Orang Reaktif Corona

Baca juga: Kereta Api Rute Merak-Rangkasbitung tak Beroperasi Selama PPKM Darurat, Uang Tiket Dikembalikan 100%

Sementara untuk kereta api lokal, tiket yang dijual hanya 50 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk.

Pelanggan diimbau untuk mematuhi seluruh protokol kesehatan serta menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Pada masa PPKM Darurat, KAI melakukan penyesuaian jumlah operasional kereta api." kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, Sabtu (3/7/2021).

Menurut Joni, hal ini ditujukan untuk mengoptimalkan pembatasan kegiatan masyarakat melalui pengurangan perjalanan kereta api di berbagai wilayah.

Untuk mengetahui KA yang masih beroperasi pada masa PPKM Darurat, pelanggan dapat mengeceknya melalui aplikasi KAI Access, web KAI dan chanel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Bagi calon pelanggan yang telah membeli tiket namun perjalanan KA-nya dibatalkan, bea tiket akan dikembalikan 100 persen.

Baca juga: Penumpang Kereta yang Keluar dan Masuk Stasiun Rangkasbitung Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Proses pembatalan dapat dilakukan sampai dengan H+30 dari tanggal yang tertera pada tiket di seluruh stasiun yang melayani penjualan tiket atau Contact Center KAI melalui WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121.

"Masyarakat yang telah membeli tiket tersebut juga akan dihubungi oleh Contact Center 121 terkait proses pembatalan tiketnya," tutur Joni.

Info selengkapnya terkait perjalanan Kereta Api di masa PPKM Darurat, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id dan media sosial KAI121.

"KAI mendukung penuh semua langkah yang diambil pemerintah dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia," terang Joni.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PPKM Darurat, KAI Hanya Jual 70 Persen Tiket untuk KA Jarak Jauh, 50 Persen untuk KA Lokal

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved