Breaking News:

Wali Kota Serang: Salat Idul Adha Dilakukan di Rumah, Daging Qurban Akan Diantarkan ke Warga

Pihak Pemerintah Kota Serang melarang warga menunaikan ibadah Salat Idul Adha di masjid ataupun tempat umum.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Freepik.com/pikisuperstar
Ilustrasi - Idul Adha 1442 H. 

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pihak Pemerintah Kota Serang melarang warga menunaikan ibadah Salat Idul Adha di masjid ataupun tempat umum.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Serang Syafrudin.

Wali Kota Serang mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

"Idul Adha tidak bisa dilaksanakan di tempat umum," kata Syafrudin usai melaksanakan monitoring PPKM Darurat di Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Serang, pada Sabtu (3/7/2021) malam.

Nantinya, untuk pembagian daging Qurban akan diantar langsung ke masing-masing masyarakat yang membutuhkan tanpa datang berkerumun.

"Pembagian daging Qurban kami bisa keliling mengantarkan ke masing-masing yang membutuhkan," kata dia.

Baca juga: Fakta-fakta PPKM Darurat 7 Daerah di Banten, dari Aturan Kegiatan, Berkendara, hingga Idul Adha

Baca juga: Salat Idul Adha Berjamaah Resmi Ditiadakan di Lokasi yang Menerapkan PPKM Darurat

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, Amas Tajudin mengatakan perayaan Idul Adha sudah ada peraturan sebelumnya.

Untuk sementara seperti pelaksanaan Idul Fitri 1442 Hijriah, ibadah Salat Ied tidak diadakan di lapangan dan masjid.

Dia menjelaskan, Salat Idul Adha adalah rangkaian ibadah sunnah.

Sehingga, kata dia, dapat dilakukan dengan cara berjamaah di rumah masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved