Breaking News:

News

Terjadi Lonjakan Covid-19, Pemerintah Putuskan Pesan 10 Ribu Oksigen Konsentrator dari Singapura

Pemerintah resmi memesan 10 ribu oksigen konsentrator dari Singapura karena kebutuhan barang tersebut begitu tinggi di Indonesia saat ini.

Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan rapat virtual bersama Pemerintah Daerah Jawa Tengah secara virtual, Selasa (13/10/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah resmi memesan 10 ribu oksigen konsentrator dari Singapura karena kebutuhan barang tersebut begitu tinggi di Indonesia saat ini.

Ketersediaan oksigen mulai menipis karena lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini.

Melansir Tribunnews, hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) yang juga merupakan penanggungjawab pelaksanaan PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan usai rapat terbatas penanganan Covid-19, Selasa (6/7/2021).

"Sekarang sudah ada kita pesan 10.000 dan sebagian sudah mulai datang pakai Pesawat Hercules dari Singapura dan juga kita akan ambil dari tempat lain, bila kita rasakan masih ada kekurangan," kata Luhut.

Oksigen konsentrator tersebut diperuntukan untuk pasien Covid-19 gejala ringan yang membutuhkan oksigen.

Cara kerja oksigen konsentrator yakni mengambil oksigen dari udara bebas untuk kemudian diproses agar bisa membantu pernapasan pasien Covid-19.

"Sementara itu oksigen murni kita arahkan untuk menolong orang yang di isolasi dan rawat intensif," katanya.

Baca juga: Oknum Mainkan Harga Obat & Oksigen, BPPKB Kecam Aksi Premanisme yang Rugikan Penderita Covid-19

Luhut memastikan ketersediaan oksigen tercukupi untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Bahkan ketersediaan oksigen cukup dalam menghadapi skenario terburuk kasus Covid-19 di Indonesia dengan 60 sampai 70 ribu kasus per hari.

"Oksigen sampai hari ini kami hitung, sudah dibuat skenario oleh tim itu bisa sampai 5.000 mungkin malah paling jelek Kita sudah bikin sampai 60.000-70.000 kasus per hari. Tetapi kita tidak berharap itu terjadi," kata Luhut.

Alihkan Seluruh Produksi Oksigen Industri untuk Medis

Luhut pun mengakui sempat terjadi kelangkaan oksigen pada awal lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Namun, kondisi tersebut sudah teratasi setelah pemerintah mendatangkan pasokan oksigen medis dari sejumlah wilayah.

"Suplai oksigen tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis saat itu, betul. Tapi setelah 2 hari, 3 hari terakhir ini kami mobilisasi dari mana-mana," kata Luhut dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (6/7/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved