Breaking News:

PPKM Darurat

40 Orang Terjaring Razia Prokes di Serang, Terkumpul Rp4,1 Juta dari Sidang di Tempat

Sebagian besar pelanggar disidang lantaran tidak menggunakan masker pada masa penerapan PPKM Darurat.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
Firman Suryaman/Tribun Jabar
Sidang tipiring pelanggar PPKM darurat secara virtual di Taman Kota, Kota Tasikmalaya, Selasa (6/7). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Sebanyak 40 orang warga terjaring operasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Daruat di Kota Serang pada Rabu (7/7/2021).

Para pelanggar menjalani sidang di tempat di Posko Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di sisi Timur Alun-alun Kota Serang, Jalan Raya Veteran nomor 1 Serang.

Sebagian besar pelanggar disidang lantaran tidak menggunakan masker pada masa penerapan PPKM Darurat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Serang, Kusna Ramadani mengatakan setiap pelanggar dikenakan denda Rp 100 sampai Rp 150 ribu dan terkumpul Rp 4.150.000.

"Nantinya uang tersebut disetorkan ke kas daerah," ujar Kusna melalui pesat singkat kepada TribunBanten.com.

Baca juga: PPKM Darurat, Perkantoran Non-esensial di Kota Tangerang Mulai Dirazia

Kusna mengatakan operasi prokes dilakukan oleh tim Satpol PP bersama anggota TNI dan kepolisian setempat.

Persidangan tipiring di tempat ini juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Serang dan pengadilan negeri Serang. 

Posko Sidang Tipiring PPKM Darurat Pemerintah Kota Serang, Jalan Raya Veteran nomor 1 Serang, Rabu (7/7/2021).
Posko Sidang Tipiring PPKM Darurat Pemerintah Kota Serang, Jalan Raya Veteran nomor 1 Serang, Rabu (7/7/2021). (Tribunbanten.com/Mildaniati)

Seorang driver ojek online, Mahmud, mengaku tidak terkena razia.

Namun, ia melihat sebagian warga yang terjaring operasi prokes Covid-19 adalah pejalan kaki dan pengendara yang tidak memakai masker, serta pedagang yang melayani pembeli makan di tempat.

"Denda segitu seharian keliling juga belum tentu dapat sebanyak itu untuk bayar denda," ujarnya.

Baca juga: Warga dan Pelaku Usaha Pelanggar Prokes di Lebak Disidang di Tempat, Ini Nilai Dendanya

Pada Senin (5/7/2021), Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto bersama Gubernur Banten Wahidin Halim mengadakan patroli bersama dalam rangka penerapan PPKM Darurat.

Rudy menjelaskan pelanggar prokes Covid-19 akan diberikan sanksi tindak pidana ringan atau tipiring dan disidnag di tempat pada hari keempat PPKM Darurat.

Operasi ini melibatkan pihak kejaksaan dan pengadilan negeri.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved